Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Dua Kabar Baik Dari Bupati Ratu Wulla: Infrastruktur Hotmix Jalan dan Pabrik Bioetanol Jagung-Ubi

Rian Marviriks Storintt.id
Untuk sektor produktif, Bupati Ratu Wulla mengaku telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4 miliar untuk mendukung sektor pertanian. Anggaran tersebut disiapkan untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.(Dokpri Rian Marviriks)

STORINTT — Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla kembali memastikan pembangunan daerah tetap berjalan aman meski pemerintah pusat melakukan pemotongan Transfer ke Daerah (TKD).

Hal itu ditegaskan Bupati Ratu Wulla saat bertemu masyarakat nelayan di Waikelo beberapa hari kemarin.

Pada tahun 2026 ini, Kabupaten Sumba Barat Daya mendapat pemotongan TKD kurang lebih Rp215 miliar.

“Saya mau bilang, hari ini walaupun ada pemotongan TKD, tidak ada yang terganggu. Kita aman-aman saja sampai hari ini,” tegas Bupati Ratu Wulla di hadapan warga.

Ia membeberkan, tahun ini pemerintah daerah tetap membangun infrastruktur di 9 titik, mulai dari jalan hotmix hingga jalan lapen. Selain infrastruktur, pemerintah juga menyalurkan berbagai bantuan alat pertanian kepada masyarakat.

Untuk sektor produktif, Bupati Ratu Wulla mengaku telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4 miliar untuk mendukung sektor pertanian. Anggaran tersebut disiapkan untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

“Banyak bantuan yang kita berikan kepada masyarakat, karena saya berharap ada percepatan pembangunan. Saya datang hari ini sebagai bentuk dukungan saya kepada masyarakat SBD, khususnya para nelayan,” ujarnya.

Optimisme tersebut, lanjut Bupati Ratu Wulla, dibuktikan dengan pengangkatan 3.240 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) beberapa waktu lalu. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak se-daratan Pulau Sumba.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Ratu Wulla juga membawa kabar baik terkait rencana pembangunan pabrik bioetanol untuk mengatasi krisis energi dunia. Dari 44 kabupaten/kota di Indonesia yang diusulkan, kini tersisa 22 daerah yang lolos verifikasi, dan Kabupaten SBD menjadi salah satunya.

Pabrik tersebut nantinya akan membutuhkan bahan baku jagung dan ubi dalam jumlah besar. Karena itu, Bupati Ratu Wulla mengajak masyarakat untuk memanfaatkan seluruh lahan kosong untuk ditanami jagung dan ubi.

“Semua lahan kosong kita tanam jagung dan ubi, biar masyarakat punya uang. Pagi berkebun, siang bisa berlayar tangkap ikan. Jika ini dioptimalkan, saya yakin sektor perikanan dan pertanian akan meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.***

Tutup
error: Content is protected !!