Dugaan Korupsi di Desa Panenggo Ede, Baru Tiga Item Kegiatan Telan Anggaran Rp113 Juta
Selain itu, masyarakat juga mengadukan tentang data penerima Bantuan Langsung Tunai(BLT) yang belum dibayarkan oleh Kepala Desa Panenggo Ede, Marten Mete selama 5 bulan terhadap 25 Kepala Keluarga.
Disisi lain, Pemerintah Desa Panenggo Ede terkesan melakukan pembiaraan terhadap penataan kantor desa. Padahal, dikabarkan alokasi anggaran terhadap perbaikan kantor desa telah ditetapkan dengan nominal Rp7.650.000.
Kemudian, pada pengadaan meteran listrik dikabarkan juga bahwa pada tahun 2022 telah dialokasikan anggaran kurang lebih Rp90 juta.
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
Tinggalkan Balasan