Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Fakta Terbaru! Bendahara Ngaku Terima Fee Rp4 Juta dari Proyek DAK SBD Rp300 Juta

Yulius mengakui, dirinya menerima uang dari anggaran Rp300 juta yang semestinya untuk proyek jalan usaha tani di Dusun Pancasla, Desa Kabali Dana.(Dokpri Rian Marviriks)

Yulius merasa kehadiran dirinya sebagai bendahara hanya diperuntukan membantu proses pencairan. Ia bahkan tidak mengetahui sumber anggaran dari pekerjaan ini.

“Selama ini saya hanya bantu ketua untuk proses pencairan di Bank NTT saja. Saya tidak terlibat lagi dengan hal-hal lain termasuk dalam belanja,” sebutnya.

Baca Juga  DPD Perindo Sumba Barat Daya NTT Resmi Punya Kantor

Lebih lanjut, Yulius mengakui, dirinya menerima uang dari anggaran Rp300 juta yang semestinya untuk proyek jalan usaha tani di Dusun Pancasila, Desa Kabali Dana.

Ia menerima uang itu dari ketua poktan sejak pencairan tahap II sebesar Rp2 juta. Kemudian, pada pencairan tahap III, ia kembali menerima Rp2 juta. Jadi total yang diterimanya Rp4 juta.

Baca Juga  Hitung Hari Pilkada SBD Dihelat, Ratu Wulla; jangan pilih yang bagi mejikom

Yulius menerima uang itu secara tunai dari ketua poktan pasca pencairan tahap II dan tahap III. Ia mengakui lagi bahwa uang yang diterima merupakan fee dari anggaran Rp300 juta tanpa dimintanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!