Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Gerindra SBD Akan PAW Anggota DPRD yang Bermain Dua Kaki Pada Pilkada SBD; Wajib tegak lurus

TIMEXNTT – Partai Gerindra SBD akan PAW anggota DPRD yang mencoba bermain dua kaki alias tidak taat dan satu komando pada Pilkada SBD.

Bukan hanya anggota DPRD yang jadikan partai berlambang kepala burung garuda itu sebagai kendaraan politik yang diberi sanksi, kader-kader lain akan diperlakukan hal sama.

Pemberiaan sanksi itu sebagai salah satu bentuk komitmen Partai Gerindra untuk menciptakan kader yang loyalitas dan militan. Apalagi Partai Geindra merupakan pemenang partai pemenang pilpres.

“Iya, akan ada sanksi terhadap anggota DPRD yang merupakan kader Partai Gerindra dan semua anggota partai yang tidak taat dan tunduk pada satu komando,” tegas Ketua Bapilu DPC Gerindra SBD, Adam Mone, Minggu(23/06/2024) kemarin.

Baca Juga  DPP Gerindra Titip 5 Poin Terhadap Paket Rakyat, Adam; SK B1-KWK saat daftar di KPU baru dikeluarkan

Adam menjelaskan, pemberian sanksi kepada seluruh kader Partai Gerindra merupakan bentuk keseriusan dalam memastikan kesetiaan untuk memenangkan Pilkada nantinya.

“Jadi begini, bagaimana mungkin dia(anggota DPRD) sudah dikasih kuda tunggang untuk berkompetisi pada pileg tetapi tidak loyal terhadap partai. Ini perlu kami beri sanksi untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” tutur Adam.

“Kalau DPP sudah mengusung calon siapapun atau sudah menetapkan calon, artinya semua kader harus tegak lurus. Semua kader termasuk DPRD terpilih dari Gerindra wajib bekerja keras,” tambahnya.

Baca Juga  Ternyata DPP PAN Keluarkan Rekomendasi Kepada Dua Paket Untuk Pilkada SBD

Sebagai informasi tambahan, ada 13 bakal calon yang sudah daftarkan pencalanonnya pada proses penjaringan.

Kendati begitu, hanya 9 bakal calon yang dinyatakan lengkap secara administrasi. Akan tetapi, yang menyelesaikan administrasi untuk kepentingan survei terdapat 5 bakal calon. Sementara lembaga yang digunakan adalah Index

Adapun nama calon yang disurvei setelah menyelesaikan administarsi dengan lembaga survei. Diantaranya, Dominggus Dama, Ratu Wulla, Tobias Tamo Ama Bulu, Fransiskus M Adilalo dan Jeremia Tanggu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!