Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Hanya 2 Kasus Malaria di Puskesmas Waimangura, Masuk Zona Hijau

Kasus malaria di Puskesmas Waimangura, Kecamatan Wewewa Barat hingga pada bulan April tahun 2025 hanya terdapat 2 pasien yang positif.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Kasus malaria di Puskesmas Waimangura, Kecamatan Wewewa Barat hingga pada bulan April tahun 2025 hanya terdapat 2 pasien yang positif.

Dalam proses penanganan, pihak Puskesmas Waimangura menemukan 3 pasien yang positif malaria, namun 1 diantaranya bukan warga Wewewa Barat.

Sejauh ini, pihak Puskesmas Waimangura juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kurang lebih 200 orang.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Puskesmas Waimangura, Natalia Tamo Ina Kaleka ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu(30/04/2025).

Baca Juga  Menteri Kesehatan RI Memastikan Kesiapan Program PKG di Puskesmas Watukawula SBD

Menurutnya, dari 20 desa di Wewewa Barat, ada 10 desa yang menjadi fokus pelayanan Puskesmas Waimangura. Dari 10 desa tersebut ditemukan 2 pasien yang positif malaria.

“Di Desa Waimangura penemuannya pada bulan Januari. Pasien sudah ditangani dan sembuh. Sedangkan pada bulan Maret ditemukan satu pasien yang juga positif malaria dari desa Kabali Dana,” kata Natalia.

Dengan angka kasus malaria ini, untuk tingkat Kabupaten Sumba Barat Daya, Natalia menyebut Puskesmas Waimangura berada dalam zona hijau.

Baca Juga  Per Hari ini, Kadis Kesehatan SBD Sebut 8 Orang Positif IVA Dari 382 Sasaran

Dengan capaian ini, Natalia menghimbau supaya masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan. Ia juga meminta supaya masyarakat dapat memanfaatkan bantuan kalambu yang sudah dibagikan, khususnya bagi ibu hamil.

“Jika ada sampah-sampah yang menumpuk supaya dibersihkan demi menghindari perkembangbiakan nyamuk. Jangan pergunakan kalambu untuk hal yang lain-lain,” imbuhnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!