Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Hanya di SBD, PPK Akui Ada Temuan dan Bendahara Blak-Blakan Terima Fee Dari Proyek DAK Rp300 Juta

Menariknya, pasca PPK menyebut ada temuan lapangan, bendahara poktan tidak segan-segan mengaku kalau dirinya malah menerima fee dari pekerjaan ini.(Dok.Istimewa)

“Saya tidak tahu kalau akan ada masalah seperti ini. Saya pakai untuk kebutuhan sehari-hari,” ucap Yulius dengan jujur ketika ditemui beberapa hari lalu.

Yulius juga bersedia bilamana dirinya akan dilanggil soal penerimaan fee dari proyek ini. Ia bahkan mengaku akan menjelaskan sesuai apa yang dialami.

Baca Juga  Jalan Usaha Tani di Webar SBD Disebut Tidak Bermanfaat, Warga Pertanyakan Anggaran 300 Juta

“Kalau memang dipanggil nanti saya akan omong dengan jujur,” sebutnya.

Sebagai informasi tambahan, pekerjaan Jalan Usaha Tani menjadi sorotan lantaran dinilai banyak kejanggalan.

Seperti ketebalan sirtu yang kini badan jalan sudah ditumbuhi rumput liar, genangan air yang merusak tanaman karena tidak adanya deker. Kemudian juga disorot soal pembuatan tembok penahan disekitara tanaman warga.

Baca Juga  Miris, Air Sudah Naik dan Dinikmati Masyarakat, Dinas Pertanian SBD Sebut Bermasalah, Ada Apa?

Kendati mendapati sorotan itu, PPK Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Karolina Loru Kii mengaku ada temuan lapangan yang sudah dijadikan khusus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!