Hanya di SBD, PPK Akui Ada Temuan dan Bendahara Blak-Blakan Terima Fee Dari Proyek DAK Rp300 Juta
Yulius juga bersedia bilamana dirinya akan dilanggil soal penerimaan fee dari proyek ini. Ia bahkan mengaku akan menjelaskan sesuai apa yang dialami.
“Kalau memang dipanggil nanti saya akan omong dengan jujur,” sebutnya.
Sebagai informasi tambahan, pekerjaan Jalan Usaha Tani menjadi sorotan lantaran dinilai banyak kejanggalan.
Seperti ketebalan sirtu yang kini badan jalan sudah ditumbuhi rumput liar, genangan air yang merusak tanaman karena tidak adanya deker. Kemudian juga disorot soal pembuatan tembok penahan disekitara tanaman warga.
Kendati mendapati sorotan itu, PPK Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Karolina Loru Kii mengaku ada temuan lapangan yang sudah dijadikan khusus.
Temuan itu bahkan sudah disampaikan kepada ketua poktan untuk segera membuat deker dan tembok penahan dititik yang dianggap bermasalah.
Menariknya, pasca PPK menyebut ada temuan lapangan, bendahara poktan tidak segan-segan mengaku kalau dirinya malah menerima fee dari pekerjaan ini.
Hal itu pun dibenarkan oleh ketua poktan Tunas Baru, Dominggus Umbu Pati. Ia mengaku memberi uang dari anggaran Rp300 juta kepada bendahara.
Tinggalkan Balasan