Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Hasil Pertemuan Lintas Sektor Kampung Ratenggaro Sumba Barat Daya

Pertemuan ini menghadirkan sejumlah pihak, termasuk warga masyarakat sekitar Kampung Ratenggaro.

Percepatan pemulihan Lembaga Kampung Adat Ratenggaro yang mengurusi pengelolaan wisata.

Penjaga Pos masuk dan penjaga keamanan sekitar Kampung Adat Ratenggari dan Obyek Wisata Pantai agar melibatkan 9 (Sembilan) kampung lainnya yang ada di kecamatan Kodi Bangedo.

Membuat Papan Informasi di depan Pos Masuk dan di dalam Kampung Adat Ratenggari tentang ketentuan para wisatawan seperti, daftar tarif masuk, tarif nenunggang kuda, tarif foto, dan kegiatan lainnya sesuai Peraturan Desa (Perdes) Maliti Bondo Ate yang telah ditetapkan.

Baca Juga  Belum Familiar, Sumba Barat Daya Memiliki Potensi Wisata yang Menjanjikan

Dalam hal keamanan dan kenyamanan kedepannya akan melibatkan pihak Kepolisian, TNI dan Pol PP.

Pemerintah bersama penghuni Kampung Adat Ratenggaro akan memantapkan/ meninjau pelaksanaan/ penerapan regulasi/perdes tentang pengelolaan wisata Kampung Adat Ratenggaro.

Baca Juga  Jajago Keliling Indonesia Akui Orang Sumba NTT Paling Ramah: Itu Hanya Oknum, Wilayah Lain Pun Ada

Meminta dukungan dari pemerintah berupa: memperbaiki jalan masuk menuju KAR, pembuatan pondasi/penahan ombak (Abrasi) di sekitar Pantai Pembangunan lopo- lopo/pondok untuk menjual Souvenir dan kuliner, meminta bantuan Kuda untuk atraksi budaya Pasola, pembuatan parkir kendaraan dan juga penyedian air bersih berupa sumur bor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!