JPIC SVD Ruteng; Hentikan Mobilisasi Aparat Keamanan dan Hukum pelaku penangkapan dan penyekapan warga dan jurnalis Floresa di Poco Leok
Kami juga meminta supaya Kapolri dan Panglima TNI memeriksa Kapolres Manggarai dan Dandim Manggarai yang diduga ikut mendukung membiarkan kekerasan yang dilakukan anggotanya di lapangan.
Kami percaya bahwa Aparat keamanan adalah pengayom dan pelindung masyarakat, bukan musuh masyarakat.
Kami juga mendesak Pemkab Manggarai untuk mencabut Keputusan Bupati yang mentapkan lokasi di ruang hidup warga menjadi area perluasan PLTP Ulumbu.
Bagaimanapun pembangunan mega proyek seperti PLTP ini harus mendapat persetujuan bebas dari warga di mana proyek itu dikembangkan.
Karena resiko pembangunan akan ditanggung oleh warga Pocoleok di mana proyek itu dibangun bukan warga yang tinggal diluar Pocoleok.
Akhirnya, kami meminta Pemerintah dan pihak PT PLN untuk menghentikan penggunaaan aparat keamanan yang cenderung represif, intimidatif dan mengancam keselamatan warga.
Karena proyek itu sedang dievaluasi oleh Pihak bank KfW sebagai lembaga yang akan mendanai proyek.***
Tinggalkan Balasan