Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Kabid PSP Dinas Pertanian SBD Disebut Perintahkan Petani Bayar Rp15 Juta Meski Pekerjaan Tidak Beres: Ibu Elsi Terima Rp7,4 Juta

Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pertanian Sumba Barat Daya, Haris Matutina disebut perintahkan kelompok untuk membayar Rp15 juta meski pekerjaan belum beres.(Dokpri Rian Marviriks)

Setibanya di rumah Haris Matutina, ketua kelompok diminta oleh Haris Matutina untuk usahakan uang Rp15 juta yang diminta oleh pengebor supaya disetor.

Namun, ketua kelompok itu tetap pada komitmen dengan yang tertulis dalam Perjanjian Kerja, bahwasannya pembayaran baru bisa dilakukan jika air sudah naik.

Mendengar ketegasan dari ketua kelompok itu, Haris Matutina pun mencoba meyakinkannya, jika pengebor tidak bekerja tuntas, dirinya siap bertanggungjawab dalam mengejar pengebor tersebut.

Baca Juga  Dinas Pertanian SBD Disebut Revisi RAB Sembunyi-Sembunyi Pakai Merk Lorentz, PPK dan Inspektorat Ikut Terseret

“Sampai sana(rumah Haris Matutina), dia bilang, mama kamu usahakan sudah itu kamu kasih, biar mereka gali sampai dapat itu air. Saya bilang, begini bapak, perjanjiannya kan dapat air dulu baru bayar, kami juga takut resiko. Terus Pak Haris bilang, kamu kasih saja ini uang mama, nanti bukan mama dorang yang berurusan dengan ini uang dia bilang begitu, nanti kalau ada masalah saya yang kejar dia ini yang terima uang,” katanya dalam mengulangi percakapan mereka ketika berada di rumah Haris Matutina.

Baca Juga  KPU SBD Umumkan Jadwal Penetapan Bakal Calon Pada Pilkada SBD, Masyarakat Bisa Memberi Tanggapan

Dengan berbagai penjelasan Haris Matutina, ketua kelompok merasa yakin dan menuruti permintaannya. Bahkan, disebutnya, Haris Matutina yang membuat kuitansi pembayaran tersebut setelah mencairkan uang di Bank NTT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!