Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Kabid PSP Dinas Pertanian SBD Disebut Perintahkan Petani Bayar Rp15 Juta Meski Pekerjaan Tidak Beres: Ibu Elsi Terima Rp7,4 Juta

Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Pertanian Sumba Barat Daya, Haris Matutina disebut perintahkan kelompok untuk membayar Rp15 juta meski pekerjaan belum beres.(Dokpri Rian Marviriks)

Pada bulan Januari, pekerjaan dilanjutkan dengan menggunakan pengebor lainnya yang juga ditunjuk oleh pihak dinas. Kelompok kembali menandatangani Perjanjian Kontrak(PK) di Dinas Pertanian.

Pekerjaan pengeboran ditahap I pun kembali berproses. Sayangnya, pengebor yang ditunjuk untuk kedua kalinya oleh pihak dinas pun tidak berhasil menemukan air.

Hal yang sama dialami oleh kelompok meski sudah mengalami kerugian karena menanggung makan minum.

Baca Juga  Kadis Pertanian SBD 'Bersilat Lidah' Dengan Kelompok Tani Hingga Salahkan Wartawan

Meski belum menyelesaikan pekerjaan sesuai yang tertulis dalam Perjanjian Kontrak, pengebor meminta uang di kelompok sebesar Rp15 juta. Namun, kelompok tetap komitmen pada Perjanjian Kontrak tersebut.

“Saya bilang uang tidak ada ditangan, terus saya bilang lagi kalau saya juga perlu komunikasi dengan bendahara. Setelah itu dia(pengebor-red) pamit pulang sudah,” tambahnya.

Baca Juga  Bawaslu SBD Gelar Apel Patroli Pengawasan Hak Pilih

Ia tidak menyangka, ketika pengebor pamit pulang langsung menuju ke rumah Haris Matutina. Di sana, pengebor tersebut menelfon ketua kelompok.

Ternyata, ketika menerima telefon, malah Haris Matutina yang langsung bicara dengan ketua kelompok itu. Dalam percakapan itu, Haris Matutina meminta ketua kelompok untuk mendatangi kediamannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!