Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Kades Walla Ndimu Diduga Tilap Dana Desa, Sarinah; Berhentikan saja, semua fiktif

Selain itu, ia menantang Inspektorat untuk mendesak Kepala Desa Walla Ndimu untuk membuka dokumen-dokumen keuangan desa untuk memastikan seluruh program kerjanya.(Dokpri Rian Marviriks)

“Sejak masa kepemimpinan kepala desa ini tidak ada program yang jalan. Selama ini masyarakat mendengar tapi pura-pura tuli, melihat tapi pura-pura buta. Sehingga hari ini ketika bapak Inpektorat dan DPRD datang kami suarakan,” kata Sarinah dihadapan DPRD, Inspektorat, PMD dan Camat Kodi Bangedo ketika melakukan kunjungan kerja.

Disisi lain, sebelum komisi I dan III bersama mitra mendatangi Desa Walla Ndimu, Sarinah menyebut bahwa sebenarnya kantor desa tak terurus.

Baca Juga  Ombudsman NTT Sebut Fee yang Diterima Bendahara Dari Proyek Rp300 Juta di SBD Merupakan Tindak Pidana Korupsi

Ia menyebut Desa Walla Ndimu sebagai Ibu Kota Kecamatan Kodi Bangedoa malah terlihat sepertin kandang babi.

“Dilihat dari tampak luar saja, binatang tidak duduk di sini. Dari tampak gedung ini juga sudah menunjukan bahwa kepala desa tidak menjalankan tugas,” sebut Sarinah.

Sementara itu, dikesempatan yang sama, seorang tokoh muda, Melkianus wora kaka juga menyebut kantor Desa Walla Ndimu baru dibersihkan ketika pemerintah desa mengetahui ada kunjungan kerja.

Baca Juga  SPPG Dapur Mandiri Memastikan Bahan Baku yang Diolah Sehat

“Bapak mama ketika datang mungkin kantor desa seperti surga, tapi sebelumnya ini kambing dan babi. Kalau mau melihat telur itu busuk, jangan dilihat dari luarnya, pecahkan baru kita lihat busuknya seperti apa,” kata Melkianus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!