Kadis Pertanian SBD ‘Bersilat Lidah’ Dengan Kelompok Tani Hingga Salahkan Wartawan
Sayangnya, ia malah memutarbalik fakta atas pernyataannya sendiri yang telah diberitakan. Ia menyebut pernyataan itu adalah omong kosong sebagaimana yang telah ditayangkan.
“Tidak ada niat sama sekali dalam persulit, kami mau supaya pekerjaan bisa berjalan dengan baik. Terus kalau memang barang yang pesan terpercaya dari pabrik, kami tidak persoalkan. Intinya kualitas bagus dan benar-benar bisa dipertanggungjawabkan,” katanya lagi kala itu yang saat ini disebutnya sebagai pernyataan omong kosong.
Sebelumnya, ada 5 kelompok tani yang mendapat perlakuan tidak adil dari Dinas Pertanian SBD selama proses pekerjaan sumur bor.
Dalam kasus ini, hanya 5 kelompok yang mendapat perlakuan berbeda dibandingkan kelompok lain yang menggunakan merk Lorentz.***
Tinggalkan Balasan