Kadis PU SBD Diduga Mengikuti Pertemuan Untuk Mendukung Salah Satu Paslon
“Itukan budaya. Mengangkat jiwa itu,” kata Kadis Pu SBD, Wilhelmus Woda Lado ketika dikonfirmasi timexntt.id, Kamis(07/11/2024) via telefon whatshap.
Lebih lanjut, Wilhelmus menuturkan, proses pengangkatan jiwa dilakukan disebutnya karena Dappa Bulu hampir dipotong kala itu.
Sehingga sejumlah orang yang terlihat dalam video menginisiasi melakukan pengangkatan jiwa. Termasuk Kadis PU SBD, Wilhelmus Woda Lado. Hadir juga dalam pertemuan itu, Kepala Desa Wekombak, Kecamatan Wewewa Barat.
“Semua yang ada di dalam video itu. Saya hanya mendukung bahwa sebagai orang Sumba tidak mungkin kita biarkan begitu. Kecuali saya datang berkampanye,” ngaku Wilhelmus.
“Begini to, bukan perdamaian itu, tidak ada perdamaian. Sebagai orang Sumba yang istilah mau di-teba-kan yang walaupun tidak terjadi. Betul-betul ritual tidak ada bicara hal-hal lain,” tambahnya.
Ditanya soal penyebutan nama salah satu paslon, Wilhelmu mengatakan, dalam proses ritual adat tentunya akan menyebut peristiwa yang sedang di alami. Ia juga mengaku tidak berbicara apapun dalam pertemua itu.
“Bahwa dalam ritual itu peristiwa itu diungkap, itukan orang adat sudah tahu prosesinya. Itu yang terjadi di Wewewa Selatan. Hanya karena dia(Dappa Bulu) mau dipotong. Itu saja yang dibuat ritual,” ucapnya.
Dikesempatan itu juga, Wilhelmus kembali menyentil peristiwa Pilkada SBD tahun 2013 silam. Dirinya tindak mau peristiwa itu kembali pada Pilkada SBD tahun 2024.
Tinggalkan Balasan