Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Kapasitas Produksi Tak Seimbang, PDAM Tirta Ende Hadapi Tantangan Pelayanan Air Bersih

Rian Marviriks Yakob Sega
Direktur PDAM Tirta Ende, Heribertus Gani, mengungkapkan kondisi terkini pelayanan air bersih di Kabupaten Ende yang masih menghadapi berbagai tantangan, terutama ketidakseimbangan antara kapasitas produksi air dan tingkat konsumsi pelanggan.

Saat ini, kapasitas produksi dari tiga WTP yang bersumber dari Kali Wolowona hanya mampu memproduksi sekitar 110 liter per detik dalam kondisi normal.

Sementara kebutuhan distribusi air mencapai sekitar 150 liter per detik, sehingga terjadi defisit produksi.

Akibatnya, pelayanan air tidak dapat dilakukan secara kontinu dan harus menggunakan sistem jeda untuk mengisi bak penampungan sebelum kembali dialirkan, terutama pada malam hari.

Baca Juga  HUT GMNI Ke 71, Alumni dan Anggota Aktif GMNI Ende Salurkan Bantuan ke Penyandang Disabilitas

Kondisi ini semakin menyulitkan pelanggan yang berada di wilayah ketinggian seperti Jalan Garuda, Boanawa, dan Pui-pui.

Air baru dapat mencapai daerah tersebut pada satu hingga dua jam terakhir waktu pelayanan. Jika terjadi pemadaman listrik di tengah proses distribusi, pelanggan di wilayah ketinggian hampir dipastikan tidak mendapatkan air.

“Ini tantangan yang sedang kami hadapi hari ini,” tambah Heribertus.

Baca Juga  Sudah Kunci Satu Parpol, Jika Nama-Nama ini Dilamar Dominggus Dama Sebagai Wakil, Seberapa Peluang Menang?

Meski demikian, PDAM Tirta Ende tetap optimistis dan terus berikhtiar mencari solusi, termasuk mengajak Pemerintah Daerah untuk mendukung pembangunan sumber-sumber produksi air baru.

Ia mengapresiasi respons positif dari Wakil Bupati Ende, yang menyatakan bahwa pada tahun 2026 akan dilakukan perbaikan atau rehabilitasi jaringan perpipaan dari sumber IKK Nangaba menuju Ende, khususnya wilayah yang selama ini belum terlayani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!