Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Miris, PDAM Ende Tagih Iuran Setiap Bulan Meski Masyarakat Tidak Manfaatkan Air

TIMEXNTT – Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) di Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende menagih iuran di masyarakat meski air tidak dimanfaatkan.

Hal itu menjadi keluhan masyarakat karena air tersebut tidak mengalir alias macet.

Seperti yang dikeluhkan oleh seorang warga Desa watukamba, Dusun Wolosambi, Hubertus Jila. Ia merasa kesal terhadap petugas PDAM lantaran air tidak kunjung keluar. Padahal, iuran setiap bulan rutin ditagih dan dibayarkan oleh masyarakat.

Baca Juga  Pemerintah Sumba Barat Daya Mendorong Pengusulan Kampung Manola Sebagai Cagar Budaya

Mirisnya, ketika mengalami keluhan tersebut, pegawai PDAM yang bertugas di desa itu tidak bisa dihubungi.

“Ketika pas tanggal, satu hari sebelumnya mereka kasi keluar air dan datang tagih, setelah bayar air sdh tidak keluar lagi. Saya sudah telepon mereka tidak angkat, cari di kantor tidak ada,” ngaku Hubert dengan kesal.

Baca Juga  Klarifikasi Kapolres Manggarai Terkait Penangkapan Warga dan Jurnalis di Poco Leok

Herbert menyebut rutin membayar iuran setiap bulan. Ia melakukan penyetoran iuran air kepada petugas PDAM sejumlah Rp65.000 setiap tanggal belasan.

Kini Ia berharap mengongsong Natal dan tahun baru PDAM segera membuka kembali jalur air untuk kebutuhan masyarakat Dusun Naganio.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!