Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Miris, PDAM Ende Tagih Iuran Setiap Bulan Meski Masyarakat Tidak Manfaatkan Air

TIMEXNTT – Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) di Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende menagih iuran di masyarakat meski air tidak dimanfaatkan.

Hal itu menjadi keluhan masyarakat karena air tersebut tidak mengalir alias macet.

Seperti yang dikeluhkan oleh seorang warga Desa watukamba, Dusun Wolosambi, Hubertus Jila. Ia merasa kesal terhadap petugas PDAM lantaran air tidak kunjung keluar. Padahal, iuran setiap bulan rutin ditagih dan dibayarkan oleh masyarakat.

Mirisnya, ketika mengalami keluhan tersebut, pegawai PDAM yang bertugas di desa itu tidak bisa dihubungi.

“Ketika pas tanggal, satu hari sebelumnya mereka kasi keluar air dan datang tagih, setelah bayar air sdh tidak keluar lagi. Saya sudah telepon mereka tidak angkat, cari di kantor tidak ada,” ngaku Hubert dengan kesal.

Baca Juga  Gerardus Maliti Puji Gagasan Gubernur NTT Untuk Sumba

Herbert menyebut rutin membayar iuran setiap bulan. Ia melakukan penyetoran iuran air kepada petugas PDAM sejumlah Rp65.000 setiap tanggal belasan.

Kini Ia berharap mengongsong Natal dan tahun baru PDAM segera membuka kembali jalur air untuk kebutuhan masyarakat Dusun Naganio.

Hal senada juga disampaikan oleh seorang Warga di Desa Watukamba, dusun Aepetu Epifianus Maorus Mite.

Baca Juga  Pastikan Legalitas Tanah, Panitia PTSL 2025 Gelar Sidang di Desa Dewa Tana Sumba Tengah

Menurutnya, sejak tahun 2013, masyarakat di Dusun Aepetu tidak pernah manfaatkan air yang dialirkan oleh PDAM.

“Sudah belasan tahun dari tahun 2013 hingga kini di dusun setempat Air tidak lagi keluar,” kata Epifianus.

Untuk itu, mereka berharap supaya menyongsong Natal dan Tahun Baru seluruh masyarakat Desa Watkumba, Nanganio, Dusun Watukamba dan Aepetu dapat mengkonsumsi air bersih dari PDAM Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Hingga berita ini ditayangkan, wartawan timexntt.id masih berupaya konfirmasi kepada PDAM Kabupaten NTT.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!