Kapasitas Produksi Tak Seimbang, PDAM Tirta Ende Hadapi Tantangan Pelayanan Air Bersih
“Ini tantangan yang sedang kami hadapi hari ini,” tambah Heribertus.
Meski demikian, PDAM Tirta Ende tetap optimistis dan terus berikhtiar mencari solusi, termasuk mengajak Pemerintah Daerah untuk mendukung pembangunan sumber-sumber produksi air baru.
Ia mengapresiasi respons positif dari Wakil Bupati Ende, yang menyatakan bahwa pada tahun 2026 akan dilakukan perbaikan atau rehabilitasi jaringan perpipaan dari sumber IKK Nangaba menuju Ende, khususnya wilayah yang selama ini belum terlayani.
Selain itu, Heribertus juga menyoroti kerusakan jaringan perpipaan akibat proyek pelebaran jalan negara Ende–Nangapenda pada tahun 2023–2024.
Kerusakan tersebut terjadi di beberapa titik, mulai dari Nangaba hingga Ndao, dan hingga kini belum diperbaiki meski PDAM telah menyurati pihak terkait.
Akibat kerusakan tersebut, pelayanan air bersih dari IKK Nangaba saat ini hanya berhenti di Brai, sementara wilayah Brai hingga Bomba, Ende, dan Rate belum dapat dilayani karena sumber air terputus.
“Kami berharap Satker segera merespons dan menginstruksikan rekanan pelaksana proyek untuk memperbaiki jaringan perpipaan yang rusak. Mereka juga sudah mengakui adanya kerusakan akibat pengerjaan jalan,” tegasnya.
Tinggalkan Balasan