Kapasitas Produksi Tak Seimbang, PDAM Tirta Ende Hadapi Tantangan Pelayanan Air Bersih
Selain itu, Heribertus juga menyoroti kerusakan jaringan perpipaan akibat proyek pelebaran jalan negara Ende–Nangapenda pada tahun 2023–2024.
Kerusakan tersebut terjadi di beberapa titik, mulai dari Nangaba hingga Ndao, dan hingga kini belum diperbaiki meski PDAM telah menyurati pihak terkait.
Akibat kerusakan tersebut, pelayanan air bersih dari IKK Nangaba saat ini hanya berhenti di Brai, sementara wilayah Brai hingga Bomba, Ende, dan Rate belum dapat dilayani karena sumber air terputus.
“Kami berharap Satker segera merespons dan menginstruksikan rekanan pelaksana proyek untuk memperbaiki jaringan perpipaan yang rusak. Mereka juga sudah mengakui adanya kerusakan akibat pengerjaan jalan,” tegasnya.
Untuk wilayah Nangapenda, PDAM memiliki satu titik sumur bor yang melayani wilayah kota kecamatan Nangapenda dan beberapa desa sekitarnya.
Sementara di Kota Ende sendiri terdapat lima sumber air utama, yakni Air Pana, AE Kipa, Woloare, Wolowona, dan WTP Kilo 10. Mesin pompa sempat mengalami kerusakan namun telah diperbaiki dan kini berfungsi normal, meskipun beberapa pompa masih tergolong berusia tua.
PDAM Tirta Ende berharap adanya dukungan dan perhatian serius dari semua pihak agar permasalahan air bersih di Kabupaten Ende dapat segera teratasi dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.***
Tinggalkan Balasan