Kapolri Diperintahkan Naikkan Pangkat Polisi Yang Terluka Saat Menjaga Unjuk Rasa
TIMEXNTT – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit diperintahkan oleh Presiden Prabowo Subianto supaya menaikkan pangkat polisi yang terluka saat kawal aksi unjuk rasa yang berlangsung beberapa hari terkhir ini.
“Semua petugas dinaikkan pangkat, dinaikkan pangkat luar biasa karena bertugas di lapangan, membela negara, membela rakyat, menghadapi anasir-anasir,” ujar Prabowo, Senin(01/09/2025) dikutip dari youtube Sekretariat Presiden.
Presiden Prabowo mengaku dirinya merasa terpanggil untuk menjenguk belasan anggota polisi yang terluka, termasuk masyarakat.
Prabowo menyebut ada 43 anggota polisi hang cedera saat menjaga demo berujung ricuh.
Namun, beberapa diantara mereka sudah dikeluarkan dari rumah sakit, sedangkan 14 anggota dan 3 masyarakat masih menjalani perawatan.
“Saya hari ini merasa terpanggil harus nengok petugas-petugas kita, prajurit-prajurit kepolisian yang cedera. Selama Ini ada lebih 43 yang cedera, sebagian besar sudah pulang, sekarang masih ada 14 anggota dan tiga masyarakat,” sebut Prabowo.
Prabowo mengatakan, sejumlah anggota polisi terluka serius, ada yang harus menjalani operasi hingga ginjalnya rusak.
“Yang lain ada yang kena, saya sudah tengok 13 di atas, ada yang berat kepalanya, sampai harus operasi. Operasi apa tuh namanya, tempurung, kepala diganti sama titanium, ada yang tangannya putus dan sebagainya, alhamdulillah dapat disambung lagi,” kata dia.
“Ini saya mau nengok yang paling parah, ginjalnya diinjek-injek sampe rusak. Jadi beliau sekarang harus dicuci darah,” sambungnya.
Prabowo kemudian memerintahkan agar dokter mencari transplantasi ginjal.
“Saya tidak tahu, tapi kalau perlu kita cari transplantasi, kalau tidak bisa diperbaiki ginjal ini sangat berat,” ujar dia.***
Tinggalkan Balasan