Kasie Kurikulum Ditikam, Keluarga Desak Dinas Pendidikan SBD Gelar Konferensi Pers: Ini Pembunuhan Karakter Korban
Menyikapi berbagai narasi miring, keluarga korban tetap tenang dan berupaya mengumpulkan data-data dari berbagai pihak untuk disampaikan kepada publik.
Tindakan keluarga korban itu sebagai bentuk kekecewaan mereka karena pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayan dinilai lamban dalam memberi kebenaran informasi yang terjadi di dalam kantor tersebut.
Dampaknya, korban yang harus berbaring di rumah sakit harus mendapat sorotan dan kecaman dari pihak-pihak yang membenarkan tindakan kriminal pelaku.
“Atas dasar itu, kami sebagai pihak keluarga sungguh menyayangkan berita sepihak, framing sepihak yang menyatakan bahwa korban menghambat dan mempersulit pencairan Dana BOS,” kesal Benediktus, Selasa(17/06/2025).
Meski sudah berbicara di depan publik dalam menyampaikan hasil penelusuran, keluarga korban merindukan supaya pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga menggelar konferensi pers untuk meluruskan berbagai framing di media sosial yang membenarkan tindakan kriminal tersebut.
Tinggalkan Balasan