Kelompok Pemuda Terobos Desa Lua Koba Mendapat Bantuan Ayam Petelur Dari Pemda SBD
TIMEXNTT – Kelompok Pemuda Terobos di Desa Lua Koba, Kecamatan Wewewa Barat akan mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.
Kelompok Pemuda Terobos yang baru saja dibentuk ini langsung mendapat perhatian khusus Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla.
Pemerintah Sumba Barat Daya akan memberi bantuan ayam petelur, kandang dan pakan.
Bahkan, Kelompok Pemuda Terobos juga akan didampingi oleh petugas peternak ayam telur.
Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok muda di Desa Lua Koba.
Selain itu, bantuan ini juga bertujuan untuk memberdayakan pemuda peternak untuk memiliki bisnis peternakan jangka panjang.
“Pemerintah bantu ayam petelur langsung dengan kandang dan pakan. Nanti petugas akan datang memberi sosialisasi,” kata Bupati Ratu, Sabtu(26/04/2025).
Menanggapi itu, Ketua Kelompok Milenial Terobos Desa Lua Koba, Gordianus Dappa Bole merasa bangga atas perhatian khusus yang diberikan oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya.
“Kami sebagai pemuda sangat bangga menerima bantuan dari Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati. Kami ucapkan terimakasih,” kata Gordianus.
Menurutnya, perhatian khusus terhadap Kelompok Pemuda Terobos ini sebagai wujud pemberdayaan terhadap anak muda dalam memulai usaha.
Dalam kelompok ini, terdapat 60 anggota yang terdiri dari pelajar, sarjana, dan ada juga yang sudah tamat SMA namun tidak bisa melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi.
Dengan perhatian ini, Gordianus menyebut anggotanya akan lebih termotivasi dalam memulai usaha kecil. Ia meyakini bahwa akan membantu seluruh anggota dalam memenuhi kebutuhan ekonomi.
Apalagi, kata dia, masih terdapat beberapa anggota yang masih dibangku sekolah. Dengan begitu, mereka bisa menambah penghasilan untuk kebutuhan biaya pendidikan.
“Semoga pemerintah desa juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok-kelompok pemuda yang mau bekerja demi masa depan yang lebih baik lagi,” tambah Gordianus.***
Tinggalkan Balasan