Kelompok Tani Dapat Bantuan Alsintan, Wakil Bupati SBD; Pemerintah akan terus hadir
TIMEXNTT – Sejumlah kelompok tani di Sumba Barat Daya menerima bantuan alsintan dari hasil aspirasi DPR RI Fraksi PKB, Usman Husin.
Bantuan ini tidak terlepas dari perjuangan Pemerintah Sumba Barat Daya yang terus berupaya membangun kerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk DPR RI.
Apalagi saat ini, PKB merupakan salah satu partai yang berkoalasi dengan kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonu dan Wakil Bupati, Dominikus Alphawan Rangga Kaka.
Untuk diketahui, ada 5 kelompok tani yang akan menerima bantuan alsintan dan sarana pendukung lainnya. Seperti, pompa air 5 unit dan Hand sprayer 25 unit.
Sebelum penyerahan bantuan alsintan, Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominikus Alphawan Rangga Kaka mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk dukungan DPR RI Fraksi PKB dalam membangun daerah khususnya di bidang pertanian.
Selain itu, ini juga disebutnya sebagai langkah pemerintah dalam menjemput program pemerintah pusat melalui aspirasi DPR RI.
Dengan bantuan ini, mantan anggota DPRD Provinsi NTT ini meminta kelompok tani supaya dapat memanfaatkan dengan baik guna meningkatkan hasil produksi pertanian.
“Kemarin pilkada PKB koalisi dengan Ratu Angga, jadi tidak salah kalau DPRD dari PKB bersama pemerintah dalam berjuang untuk membangun daerah ini. Ini juga sebagai salah satu wujud komitmen pemerintah dalam membangun komunikasi kepada seluruh pihak guna mendapatkan perhatian terhadap pembangunan daerah, khususnya di bidang pertanian,” kata Wakil Bupati SBD, Selasa(15/04/2025).
Nantinya, kata dia, masih bantuan lain yang bersumber dari APBN yang saat sedang dalam proses. Diantaranya, ada 10 unit pompa air dan akan turun lagi 15 unit hand tracktor.
Untuk itu, ia mengajak seluruh penyuluh pertanian yang menyebar di 173 desa supaya rutin melakukan dampingan terhadap kelompok tani.
Dengan begitu, diyakinya bahwa kelompok tani dapat memanfaatkan bantuan alsintan sebagaimana mestinya.
“Saya yakin teman-teman penyuluh selalu hadir di tengah-tengah kelompok tani dari 173 desa,” tuturnya.***
Tinggalkan Balasan