Kepala Desa Weepangali; demi menghindari korban jiwa di dua kampung, saya minta maaf
Dampaknya, beberapa alat elktronik mereka jadi korban. Bahkan, hampir setiap minggu mereka harus mengganti bola lampu listrik karena putus.
Jarak dari tiang induk ke rumah warga Pyamata yang menjadi titik pengambilan jaringan listrik menuju Kampung Wanno Mema adalah 380 meter.
Rumah warga Pyamata itu merupakan rumah paling ujung. Sedangkan jarak tiang induk ke Hendrikus Dawa Moto yang menjadi pemilik rumah pertama adalah 170 meter.
Jaringan listrik di Kampung Pyamata dimanfaatkan oleh 18 Kepala Keluarga, beberapa diantaranya masih nebeng arus tanpa menggunakan meteran. Sementara di Kampung Wanno Mema dimanfaatkan oleh 13 Kepala Keluarga.
Sebelum jaringan listrik ditarik ke Kampung Wanno Mema, awalnya disepakati bahwa warga Kampungg Wanno Mema diminta supaya hanya menggunakan 2 bola lampu listrik demi menjaga kelancaran penerangan pada malam hari.
Namun, disebutkan bahwa warga Kampung Wanno Mema ada yang menggunakan dinamo air, kulkas, televisi dan alat elektornik lainnya. Hal inipun yang memicu warga Pyamata untuk melakukan pengeluhan lantaran tegangan arus listrik tak lagi stabil.
Tinggalkan Balasan