Kepala Dinas Pertanian SBD Disemprot Oleh Petani Karena Dinilai Banyak Alasan: Bapak Tidak Konsisten
“Pekerjaan dari DAK ini sistimnya 3 termin, itu hasil kesepakatan kita. Apabila ada satu kelompok yang bermasalah, maka semua tidak bisa melakukan pencairan,” kata Theodorus dihadapan Kepala Dinas Pertanian SBD belum lama ini.
Namun, pihak dinas dinilai tidak konsisten dengan penjelasan mereka. Sehingga, Theodorus meyakini bahwa ada permainan yang sengaja dilakukan dalam mempersulit 5 kelompok yang menggunakan pompa merk Grundfoz.
Ia juga pertanyakan, jika memang 5 kelompok dianggap bermasalah, pihak dinas tetap memberi rekomendasi terhadap kelompok-kelompok yang menggunakan pompa merk Lorentz.
“Kenapa dikelompok-kelompok lain bisa melakukan pencairan? Kenapa diberikan rekkmendasi? Kita harus konsisten dengan kesepakatan bersama. Bapak tidak konsisten,” tegas Theodorus dengan penuh tanya.***
Tinggalkan Balasan