Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Kepala Dinas Pertanian SBD Disemprot Oleh Petani Karena Dinilai Banyak Alasan: Bapak Tidak Konsisten

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya, Yohanis Frin Tuka disemprot oleh petani. Yohanis dinilai tidak konsisten dengan kesepakatan awal pada saat sosialisasi. (Dokpri.Rian Marviriks)

“Pekerjaan dari DAK ini sistimnya 3 termin, itu hasil kesepakatan kita. Apabila ada satu kelompok yang bermasalah, maka semua tidak bisa melakukan pencairan,” kata Theodorus dihadapan Kepala Dinas Pertanian SBD belum lama ini.

Namun, pihak dinas dinilai tidak konsisten dengan penjelasan mereka. Sehingga, Theodorus meyakini bahwa ada permainan yang sengaja dilakukan dalam mempersulit 5 kelompok yang menggunakan pompa merk Grundfoz.

Baca Juga  Miris, Air Sudah Naik dan Dinikmati Masyarakat, Dinas Pertanian SBD Sebut Bermasalah, Ada Apa?

Ia juga pertanyakan, jika memang 5 kelompok dianggap bermasalah, pihak dinas tetap memberi rekomendasi terhadap kelompok-kelompok yang menggunakan pompa merk Lorentz.

Baca Juga  Visi Misi Tiga Pasangan Calon Pada Pilkada Sumba Barat Daya Tahun 2024

“Kenapa dikelompok-kelompok lain bisa melakukan pencairan? Kenapa diberikan rekkmendasi? Kita harus konsisten dengan kesepakatan bersama. Bapak tidak konsisten,” tegas Theodorus dengan penuh tanya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!