Ketua Ajo Matim Mengutuk Keras Tindakan Komplotan Oknum Polisi yang Melakukan Penganiayaan Terhadap Wartawan Floresa
Saya pun menyetujui permintaan itu, lalu polisi itu mengizinkan saya keluar dari mobil dan memberikan tas saya, sementara ponsel saya masih disita.
Saya memberi klarifikasi di belakang mobil itu dan direkam oleh dua orang polisi, yang salah satunya ikut mengintimidasi dan memukul saya.
Dalam klarifikasi itu, saya sempat mengatakan “saya ditahan karena tidak membawa kartu identitas.” Mendengar itu, mereka meminta saya untuk mengganti kata “ditahan” dengan “diamankan.”
Mereka juga mengarahkan saya untuk mengatakan “setelah melakukan klarifikasi dengan polisi, saya dilepaskan dalam keadaan selamat.”
Tetapi, saya hanya mengatakan “setelah melakukan klarifikasi dengan polisi, saya dilepaskan.”
Saya tidak mungkin mengatakan “dilepaskan dengan selamat” karena sebelumnya saya dipukuli aparat dan wartawan. Setelah itu, mereka mengizinkan saya pulang, tetapi ponsel saya masih disita polisi.
Beberapa saat kemudian, saya kembali dan menemui polisi yang sejak penahanan menemani saya di dalam mobil. Polisi itu yang kemudian meminta untuk mengembalikan ponsel saya.
Tinggalkan Balasan