Ketua DPD GMNI NTT Minta Presiden Prabowo Tetapkan Perangkat Desa Jadi ASN Atau PPPK
Persentase itu disebutnya menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan pembangunan dan kehidupan masyarakat di desa.
”Program presiden Prabowo misalnya MBG, Kopdes Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih harus benar-benar menjadikan masyarakat desa sebagai subyek pembangunan dan pemberdayaan karena tujuan setiap program dari pemerintah adalah kesejahteraan masyarakat,” ucap Marianus.
Selain itu, Marianus juga menyebut program OVOP (One Village One Product) Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena membutuhkan manajamen yang terencana dan terukur dari hulu hingga hilir sehingga menghasilkan produk unggulan yang berkelanjutan.
Ia menjelaskan, semangat program OVOP sebetulnya ingin memberikan kesempatan masyarakat untuk kreatif mengelola potensi yang ada di desa.
Namun perlu menajemen yang tertata mulai dari identifikasi potensi unggulan desa, intervensi anggaran sebagai stimulan, pendampingan dari tenaga profesional hingga pada jaringan pemasaran.
Tinggalkan Balasan