Kordiv HP2H Panwascam Webar Mengikuti Pelatihan Jurnalistik yang Digelar Oleh Bawaslu SBD
TIMEXNTT – Kordinator Divisi Hukum Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga(HP2H) Panwaslu Kecamatan Wewewa Barat mengikuti pelatihan jurnalistik yang digelar oleh Bawaslu SBD, NTT, Rabu(18/10/2023) di Vila Ina Ama Weekelo.
Dalam kegiatan rapat koordinasi pengelolaan kehumasan peliputan dan dokumentasi serta informasi publik ini menghadirkan narasumber wartawan senior pos kupang, Petrus Piter.
Kepada selatsumba.com, Ferdinandus Wali Mema mengapresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Bawaslu SBD dalam memberikan pelatihan jurnalistik.
“Tentunya ini pembelajaraan sangat berharga. Kami dilatih cara menulis yang baik dan mengedepankan 5W + 1H,” kata Ferdinandus ketika dikonfirmasi, Kamis(19/10/2023).
Selain itu, Ferdinandus mengakui dapat memperoleh pengetahuan baru dalam membedakan berita hoax dan berita yang mengedukasi.
Bahkan, kata Ferdinandus, pelatihan dokumentasi dan publikasi itu dapat dijadikan bekal untuk menyampaikan informasi yang berkaitan proses pengawasan Pemilu 2024 di wilayah Kecamatan Wewewa Barat.
“Apalagi, sekarang ini kan musim politik, pasti banyak sekali berita-berita yang provokatif yang menimbulkan kegaduhan pesta demokrasi. Dengan pelatihan itu kami bisa menyimak dan mencermatinya,” tambahnya.
Dikesempatan itu juga, Ferdinandus menyebut akan mengumpul seluruh PPL Desa di wilayah Kecamatan Wewewa Barat untuk membekali cara dokumentasi dan publikasi informasi di media sosial.
“Nantinya saya akan koordinasi dengan ketua komisioner kecamatan webar untuk mengumpulkan seluruh PPL guna belajra bersama terkait proses pembelajaran kemarin itu,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ferdinandus menambahkan, proses penguatan kapasitas tentang peliputan dan dokumentasi informasi publik itu akan menjadi bahan dalam mengupdate seluruh informasi yang perlu diketahui oleh masyarakat.
Ferdinandus pun mengakui akan terus membenahi dirinya dalam memperkuat pengetahuannya dengan membaca, menulis dan pbulikasikan karya-karya jurnalistiknya ke platform media sosial.
“Kan bukan selamanya menjadi wartawan baru kita membaca dan menulis. Dengan pelatihan itu kita harus punya komitmen untuk mengembangkannya,” tuturnya.***
Demikian siaran pers ini untuk disebarluaskan.
Tinggalkan Balasan