KPK RI Turun Gunung, Berikut Daftar Temuan di SBD yang Ogah Bayar Pajak Hingga Rp2 Miliar
Diketahui pula, Yayasan Sumba Hospitality juga memiliki hotel dan resto yang dipakai untuk training dan masih memungut biaya.
“Saya baru masuk dan saya belum tahu soal itu. Saat itu masih dengan ibu Dempta. Berikutnya ini yayasan yang lebih fokus pada pendidikan non formal buat anak-anak sumba dimana sudah ada 400 an anak Sumba yang jadi alumnus dari sini,” kata Vina, seorang staf Yayasan Sumba Hospitality ketika berdiskusi dengan KPK RI.
Jawaban itu pun kemudian ditimpali oleh penanggung jawab KPK RI wilayah V, Dian Patria dengan mengatakan bahwa apapun nama yayasannya jika ada hotel dan resto maka hal tersebut akan menimpulkan pajak daerah.
“Jangan kita berdiri dibalik kata yayasan. Bisa-bisa semua orang bisnis buat begitu. Saya takutnya nanti jadi tempat pencucian uang,” katanya.
2). PT Jaya Anoegrah Sentosa(JAS)
PT Jaya Anoegrah Sentosa (JAS) di Bandara Lede Kalumbang, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi NTT tidak luput dari sidak yang dilakukan oleh KPK RI.
Bahkan, PT JAS juga mendapat kado istimewa dari KPK RI berupa stiker yang ditempel sebagai bentuk lalinya PT JAS tidak membayar pajak.
Tinggalkan Balasan