Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Lawan Stunting Pakai Telur Bebek, Ratu Wulla: Jangan Dijual, Itu Untuk Gizi Anak

Rian Marviriks Storintt.id
Tidak hanya memberikan bantuan pangan instan, pemerintah mendorong kemandirian keluarga dalam memenuhi kebutuhan protein hewani secara berkelanjutan melalui pemeliharaan ternak di rumah tangga.(Dok.Kominfo Sumba Barat Daya)

“Pemerintah SBD mempunyai visi Sumba Barat Daya sehat, cerdas dan berketahanan pangan. Visi ini menjadi arahan pembangunan daerah di mana anak-anak menjadi prioritas utama,” kata Bupati Ratu Wulla.

Ia menjelaskan, sebagai salah satu intervensi spesifik hari ini pemerintah hadir memberi bantuan ternak bebek. Daging dan telur bebek mengandung protein hewani yang sangat dibutuhkan anak-anak pada masa pertumbuhan awal mereka.

Berbeda dengan bantuan sembako yang habis dalam sekejap, ternak bebek dapat berkembang biak dan menghasilkan telur setiap hari sebagai sumber protein keluarga dalam jangka panjang.

Lebih lanjut Bupati Ratu Wulla menyampaikan, Pemerintah Sumba Barat Daya telah menyediakan 870 ekor bebek dan 1.260 ekor ayam yang akan didistribusikan secara bertahap kepada anak-anak kategori stunting.

“Pada hari ini Desa Waimangura mendapat bantuan 360 ekor bebek yang diserahkan kepada 60 orang anak stunting, masing-masing keluarga menerima 6 ekor bebek,” tambahnya.

Kepada penerima manfaat, Bupati Ratu Wulla meminta supaya ternak bebek yang diterima dipelihara dan dirawat dengan baik, serta dimanfaatkan daging dan telurnya sebagai asupan gizi anak-anak dan jangan diperjualbelikan.

Tutup
error: Content is protected !!