Luar Biasa, Pemerintah SBD Alokasikan Rp4,2 Miliar Untuk Beasiswa: Ada 23 Mahasiswa Kedokteran
TIMEXNTT – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dibawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Wakil Bupati, Dominikus Alphawan Rangga Kaka menyiapkan anggaran Rp4,270 miliar untuk program beasiswa bagi mahasiswa dari berbagai kategori.
Tentunya, hal ini sebagai wujud dari komitmen Pemerintah Sumba Barat Daya dalam mencerdaskan putra-putri daerah. Apalagi, program ini menyisir keluarga mahasiswa dari keluarga tak mampu.
Adapun rincian bantuan program beasiswa tersebut, yakni, 23 mahasiswa kedokteran, masing-masing menerima Rp16 juta dengan total anggaran Rp368.000.000. Beasiswa tersebut sudah disalurkan.
Beasiswa untuk mahasiswa Universitas Atma Jaya angkatan 2025 sebanyak 11 orang juga sudah disalurkan. Total anggaran Rp187 juta, masing-masing menerima Rp17 juta.
Kemudian, beasiswa prestasi diberikan kepada 777 mahasiswa dengan total anggaran Rp3.108.000.000. Masing-masing menerima Rp4 juta.
Khusus untuk beasiswa mahasiswa prestasi, akan disalurkan dalam II tahap. Tahap I untuk 378 mahasiswa dan tahap II 399 mahasiswa.
Bantuan sosial untuk mahasiswa tidak mampu diberikan kepada 59 mahasiswa dengan total anggaran Rp236.000.000. Nantinya, masing-masing akan menerima Rp4 juta. Dalam tahap I ada 25 orang dan tahap II ada 34 orang.
Bupati Ratu Wulla menegaskan, program beasiswa tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Sumba Barat Daya.
Mahasiswa penerima beasiswa telah dipilih berdasarkan pemenuhan syarat administratif serta penilaian terhadap potensi, prestasi, dan komitmen untuk berkembang.
“Pemberian beasiswa ini adalah bukti keseriusan pemerintah dalam mencerdaskan generasi emas SBD. Para penerima diharapkan menggunakan bantuan ini secara bertanggung jawab demi menunjang pendidikan dan peningkatan kompetensi diri,” ujar Bupati Ratu Wulla.
Selain itu, Pemerintah SBD akan menyiapkan alokasi anggaran pada tahun 2026 bagi putra-putri daerah yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan peningkatan kualitas pendidikan masyarakat dapat berlangsung secara berjenjang dan berkelanjutan.
Untuk itu, penerima beasiswa diminta supaya menjaga nama baik daerah selama menempuh pendidikan baik di dalam maupun di luar Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ia menekankan pentingnya sikap disiplin, kerendahan hati, dan kerja keras sebagai kunci keberhasilan.
Bupati Ratu Wulla juga berharap agar mahasiswa menunjukkan peningkatan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) setiap semester dan dapat menjadi contoh positif bagi lingkungan masing-masing.***
Tinggalkan Balasan