MANGKRAK! Masyarakat Desa Kahale Sorot Pekerjaan Sumur Bor dan Rumah Posyandu: Habiskan Anggaran Rp510 Juta
Bahkan, dikabarkan pula kalau Kepala Desa Kahale pernah diperiksa oleh pihak Unit Tipikor Polres Sumba Barat Daya, NTT atas temuan tersebut, termasuk penilapan Bantuan Langsung Tunai(BLT).
Untuk itu, masyarakat Desa Kahale menduga kalau ada kong kali kong antara Dinas PMD, Inspektorat, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah desa, sehingga proses pencairan tetap saja lancar setiap tahun yang walaupun ada program yang mangkrak.
“Seharusnya, Inspektorat perlu menelusuri penggunaan dana desa, dan juga pihak PMD juga tidak semerta-merta menganggap setiap laporan pertanggungjawaban itu sudah sesuai fakta lapangan. Mereka harus turun monitor dan meamastikan kalau pemanfaatan dana desa itu sesui dengan yang tertulis dalam perencanaan dan juga sesuai dengan bukti fisik, bukan hanya msrujuk pada LPJ fiktif. Apalagi aduan kami sudah layangkan, tapi hasilnya sama saja,” kata seorang warga Desa Kahale dengan inisial YB, Rabu(2/09/2026).
YB menyayangkan bahwa temuan terhadap bukti fisik yang bergulir sejak tahun 2024 itu tidak ada realisasinya hingga pada tahun 2026 ini.