Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Masih Ingat Karyawan yang Ditemukan Meninggal Dunia di Gudang? Keluarga Ngaku Dipaksa Tanda Tangan Surat

Namun demikian, di bulan Agustus ini, keluarga Yulius kembali angkat bicara tentang surat penolakan autopsi. (Dok.Istimewa)

Hal itu diduga karena wajah Yulius dibagian kanan dan tengkorak pelipis dan juga pada bola mata mengalami cedera.

“Diwajah korban meninggal terdapat bekas dihantam benda tumpul” jelas seorang keluarga korban dijumpai wartawan di Rumah Sakit Karitas Weetebula, SBD.

Tanggapan Pemilik Toko Yunior 

Menanggapi atas peristiwa itu, pemilik toko Yunior, Ince Rusly menegaskan kalau meninggalnya seorang karyawan yang bekerja di gudang material bangunan murni kecelakaan saat bekerja.

Baca Juga  Darsono Pertanyakan KPU SBD Disidang DKPP RI Tentang 4 Keluarga Caleg Menjadi Penyelenggara

Ia menyebut Yulius tertimpah semen saat bekerja. Tidak ada unsur lain sebagaimana yang diduga banyak pihak.

Menurutnya, hal itu juga dikuatkan oleh ketiga karyawan lainnya yang saat kejadian ada bersama dengan Yulius Tena Bolo.

“Itu murni kecelakaan karena tertimpah semen. Tidak ada unsur lainnya,” ngaku Ince Rusly kepada wartawan, Senin(29/07/2024).

Baca Juga  Daftar Penerima Bansos PKH Kecamatan Wewewa Selatan Tahun 2025, Cek Nama Kamu Disini

Kendati mendapat informasi kecelakaan terhadapa karyawan, sebagai pimpinan, Ince Rusly pun langsung turun tangan dalam mengurus jenasa korban.

Ince Rusly mengaku langsung ke Rumah Sakit serta menyelesaikan segala bentuk kebutuhan. Ia pun masih mengantar jenasah korban dan bertemu keluarga korban.

“Kami sempat bertemu dengan keluarga dan sudah sepakat masalah ini diselesaikan secara kekeluargaan. Kami siap bertanggung jawab,” ucapnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!