Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Master Plan Pengembangan Kawasan Wisata Danau Waikuri dan Pantai Mananga Aba Dimatangkan

FGD ini diharapkan berlangsung terbuka, teknis dan solutif, sehingga master plan yang disusun benar-benar menjadi aplikatif, serta dapat menjadi dasar kebijakan pemerintah daerah ke depan.

TIMEXNTT – Perencanaan pengembangan kawasan wisata Danau Wakuri dan Pantai Mananga Aba di Kabupaten Sumba Barat Daya dimatangkan.

Penyusunan perencanaan dalam bentuk masterl plan ini dilakukan dalam Forum Group Disscusion(FGD) ke-3, Kamis(20/11/2025) di aula hotel Sinar Tambolaka.

FGD ke-3 ini dinilai sebagai tahapan penting karena akan memperkuat konsep desain, zonasi, dan model pengelolaan, menyelaraskan kepentingan berbagai pemangku kepentingan, menentukan strategi jangka pendek, menengah dan panjang yang realistis, menegaskan peta jalan pembangunan pariwisata yang terintegrasi dan inklusif.

FGD ini diharapkan berlangsung terbuka, teknis dan solutif, sehingga master plan yang disusun benar-benar menjadi aplikatif, serta dapat menjadi dasar kebijakan pemerintah daerah ke depan.

“Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh unsur yang hadir. Para pimpinan perangkat daerah, akademisi, tenaga ahli, tokoh masyarakat, para pelaku pariwisata, komunitas lokal, serta seluruh pihak yang terlibat sejak FGD pertama hingga tahap penyusunan rencana yang semakin matang hari ini,” ucap Plt Kadis Pariwisata Sumba Barat Daya, Christofel Horo dalam membacakan sambutan Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla.

Baca Juga  Kadis PMD SBD Akui BUMDes 'Mati Suri' dan Pasti Ada Temuan; kalau soal data di Inspektorat

Laguna Waikuri dan Pantai Mananga Aba disebut bukan sekedar potensi wisata alam, keduanya adalah bagian dari identitas budaya, kekayaan ekologis, dan potensi ekinomi masyarakat yang harus dikelola secara tepat dan berkelanjutan.

Penyusunan master plan ini bukan hanya untuk membangun fasilitas fisik, tetapi untuk menciptakan arah pembangunan yang terencana, terukur, dan berorientasi pada konservasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat lokal, peningkatan kualitas dsetinasi dan layanan wisata, penguatan branding pariwisata dan keselamatan wisatawan, konektivitas dan infrastruktur pendukung.

“Kita ingin memastikan bahwa laguna Waikuri dan Mananga Aba tidak hanya menjadi objek wisata yang indah, tetapi juga menjadi ruang hidup yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar tanpa merusak lingkungan yang diwariskan kepada kita,” ungkap Chris Horo.

Baca Juga  Soal Honor Guru dan Dana PIP Rp200 Juta, Alexander Mengaku Sebagai Mantan Wartawan dan Memilih Berkomentar di Group WA

Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya berkomitmen penuh untuk mendorong percepatan pengembangan destinasi yang memiliki daya saing dan nilai ekonomi tinggi.

Namun, pembangunan diharapkan juga tidak boleh mengorbankan kearifan lokal maupun kelestarian alam. Oleh sebab itu, kerja sama antar semua pihak menjadi kunci.

“Kita ingin Laguna Waikuri dan Mananga Aba berkembang, tetapi tetap lestari. Tetap indah, tetap menjadi kebanggaan generasi berikutnya. Saya mengajak kita semua untuk bekerja dengan hati, pikiran dan komitmen yang sama demi mewujudkan destinasi pariwisata unggulan Kabupaten Sumba Barat Daya dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” katanya lagi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!