Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Melki Johni Kolaborasi Dengan Paket Rakyat Deklarasi Akbar di Sumba Barat Daya, Johni; calon lain tidak ada jaringan

Deklarasi tersebut menghadirkan 11 Kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD), Nusa Tenggara Timur(NTT).(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Pasangan calon Gubernur NTT dan Wakil Gubernur NTT, Imanuel Melki Laka Lena – Johni Asadoma berkolaborasi dengan calon Bupati SBD dan calon Wakil Bupati SBD, Fransiskis Marthin Adilalo – Yeremia Tanggu menggelar deklarasi akbar di Sumba Barat Daya(SBD), Kamis(19/09/2024) kemarin.

Deklarasi tersebut menghadirkan 11 Kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD), Nusa Tenggara Timur(NTT).

Dikesempatan itu, calon Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma mengatakan, untuk membangun Nusa Tenggara Timur membutuhkan anggaran yang cukup.

Menurutnya, tanpa anggaran yang besar, program-program tidak akan bisa berjalan dengan baik.

“Kalau kita mau membangun kita harus punya anggaran yang cukup. Tanpa anggaran, program-program tidak bisa jalan. Anggaran kita berasal dari dua sumber, yakni dari pemerintah pusat dan dari pendapatan asli daerah,” kata Johni dihadapan ribuan massa.

Baca Juga  Perempuan Hebat di NTT, Walau Dihujat Ratu Wulla Malah Ajak Berdamai

Johni menyebut Pendapatan Asli Daerah(PAD) Nusa Tenggara Timur sangat rendah. Oleh karenanya, disebutnya pula NTT membutuhkan dana yang besar dari pemerintah pusat.

Untuk itu, dengan suara lantang, Johni mengklaim bahwa hanya pasangan Melki Johni yang punya jaringan hingga di Pemerintah pusat, Menteri dan DPR RI.

Johni mengklaim itu karena dirinya merupakan kader Partai Gerindra yang merupakan partai besutan Presiden terpilih, Prabowo Subianto.

Sementara Melki Laka Lena disebutnya sebagai kader Partai Golkar yang diakuinya memiliki jaringan DPR RI.

Dengan jaringan itu, diyakininya bahwa anggaran besar dari pemerintah pusat akan mengalir di Nusa Tenggara Timur.

“Pendapatan asli daerah kita sangat rendah hanya kurang lebih satu setengah triliun tindak cukup untuk membiayai Nusa Tenggara Timur. Kita butuh dana dari pusat yang besar,” sebutnya.

Baca Juga  Baru Diperbaiki, Taman Alun-Alun Tambolaka Kembali Retak, Cet Ikut Terkelupas

“Tanpa dengan dana yang besar kita tidak nisa membangun daerah ini dengan baik. Dan untuk mendatangkan dana dari pusat tersebut hanya Melki Johni yang bisa,” klaimnya.

Jadi kata Johni, orang yang omon-omon saja tidak punya jaringan di pemerintah pusat dan DPR RI itu akan nol besar.

Lebih lanjut, Johni menuturkan bahwa pasangan calon lain tidak memiliki jaringan apapun terhadap Presiden, Menteri dan DPR RI. Dampaknya, tidak akan mendapatkan bantuan yang signifikan untuk membangun NTT.

“Pasangan yang lain punya jaringan ke Presiden, tidak punya jaringan ke menteri-menteri, tidak punya jaringan ke DPR RI. Hanya Melki Johni. Jadi orang yang omon-omon saja tidak punya jaringan ke pemerintah pusat maupun ke DPR RI itukan nol besar,” tuturnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!