Menang Pilkada SBD, Ratu Wulla; Tidak ada lagi celah bermain
TIMEXNTT – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla – Dominikus Alphawan Rangga sudah mendeklarasikan kemenangan sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2024-2029.
Mereka pun meyakinkan pendukung dan seluruh masyarakat Sumba Barat Daya bahwa tidak ada “pintu” untuk melakukan manipulasi suara alias curang.
Sebab, paket Ratu Angga sudah mengantongi C1 salinan dari 506 TPS yang menyebar di Kabupaten Sumba Barat Daya. Termasuk hasil hitungan lidi(model C Hasil-KWK).
Masyarakat Sumba Barat Daya juga dapat mengakses situs resmi KPU untuk memantau perkembangan data hasil perhitungan Pilgub NTT dan Pilkada SBD yang diunggah oleh KPPS melalui aplikasi Sirekap.
Data yang diunggah oleh KPPS adalah Model C Hasil-KWK atau hitungan lidi yang sudah ditandatangan oleh KPPS dan saksi-saksi pasangan calon.
Walau data diserekap belum masuk 100 persen, Paket Ratu Angga mengaku sudah menerima C1 Salinan dan hasil hitungan lidi 100 persen dari setiap saksi yang berada di 506 TPS yang menyebar di 11 Kecamatan.
Atas dasar itulah, Paket Ratu Angga mengumumkan kemenangan sebagai Bupati dan Wakil Bupati seusai melakukan perekapan internal.
Walau sudah mengumumkan kemenangan, dihadapan masyarakat Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla meminta supaya tetap tenang dan mengawal proses pleno tingkat kecamatan hingga pada tingkat kabupaten.
“Kita akan adakan pleno tingkat kecamatan. Kita kawal semua hingga penetapan di KPU,” pintah Ratu Wulla dalam konferensi pers deklarasi kemenangan beberapa hari lalu.
Ratu Wulla mengakui bahwa KPU merupakan pihak yang akan mengumumkan secara resmi hasil perhitungan Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya.
Kendati akan diumumkan secara resmi oleh KPU Sumba Barat Daya, Ratu Wulla menyebut bahwa data yang akan diplenokan berdasarkan Model C Hasil-KWK.
“Pleno yang dilakukan itu berdasarkan C1-KWK. Berdasarkan semua hitungan lidi. Semua sudah lengkap 100 persen kita pegang. Tidak akan ada permainan bapak mama. Tidak ada lagi celah untuk bermain-main,” tegas Ratu Wulla.
Untuk itu, ia meminta supaya tetap mengawal proses pleno kecamatan yang sedang berlangsung.***
Tinggalkan Balasan