Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Mencari Figur Camat Wewewa Barat Yang “Peka” Dengan Pembangunan di 20 Desa: Membangun Desa, Menata Kota

Rian Marviriks Storintt.id
Desa Waimangura, yang seharusnya representasikan keberhasilan pembangunan dari 19 desa lainnya justru terlihat tak ada perkembangan. Bahkan, kantor desa yang tepatnya berada di pusat kota kecamatan itu tampak tak terurus.(Dok.Ilustrasi)

STORINTT – Baru-baru ini, Camat Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, Benyamin Kaba dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa(PMD). Dengan begitu, kursi camat di wilayah itu menjadi kosong.

Wewewa Barat menjadi salah satu wilayah kecamatan dari 11 kecamatan di Sumba Barat Daya yang memiliki 20 desa dengan puluhan ribu jumlah penduduk.

Di wilayah itu, pergantian camat dari tahun ke tahun kerap dilakukan. Sayangnya, belum ada camat yang dapat disebut telah berhasil dalam membangun serta berinovasi di wilayah itu.

Baca Juga  Bupati Dan Wakil Bupati SBD Meminta Pemilik Kios dan Warung Siapkan Tempat Sampah

Padahal, di 20 desa itu, memiliki banyak potensi-potensi unggulan yang jika dikelola dengan baik akan berdampak pada kesejahteraan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Misalnya, ada desa yang mempunyai potensi di sektor agrowisata, kerajinan tangan, ketahanan pangan dan lain sebagainya.

Dengan begitu, camat yang visioner akan mendorong lahirnya produk unggulan kawasan perdesaan yang terintegrasi antar-desa, sehingga tercipta ekosistem ekonomi yang kuat.

Baca Juga  Pesan Richard Kondo Kepada Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya NTT

Di Kecamatan Wewewa Barat, salah satu representasi keberhasilan camat dapat diukur dari penataan atau pembangunan di kota kecamatan hingga di tingkat desa.

Desa Waimangura, yang seharusnya representasikan keberhasilan pembangunan dari 19 desa lainnya justru terlihat tak ada perkembangan. Bahkan, kantor desa yang tepatnya berada di pusat kota kecamatan itu tampak tak terurus.

Jika camat gagal merangkul para pemimpin desa, koordinasi pembangunan akan terhambat oleh konflik kepentingan atau sekadar miskomunikasi.

Tutup
error: Content is protected !!