"

Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Mencari Figur Camat Wewewa Barat Yang “Peka” Dengan Pembangunan di 20 Desa: Membangun Desa, Menata Kota

Rian Marviriks Storintt.id
Desa Waimangura, yang seharusnya representasikan keberhasilan pembangunan dari 19 desa lainnya justru terlihat tak ada perkembangan. Bahkan, kantor desa yang tepatnya berada di pusat kota kecamatan itu tampak tak terurus.(Dok.Ilustrasi)

Dengan kepemimpinan yang tepat di tingkat kecamatan, desa-desa tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, tetapi menjadi subjek yang mandiri dan berdaya.

Dalam artikel, kita akan mencoba membahas tentang “pekerjaan rumah” yang wajib dilakukan oleh calon Camat Wewewa Barat. Dan juga kriteria calon camat yang mampu berinovasi di tingkat desa dengan mengutip dari berbagai refrensi yang ada.

Baca Juga  Camat Wewewa Barat Sebut Inspektorat Turun Sembunyi-Sembunyi Melakukan Pemeriksaan Dana Desa, Ada Apa?

Di Kabupaten Sumba Barat Daya, kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka mencetus program membangun desa menata kota.

Program tersebut mencakup beberapa misi yang menjadi prioritas dalam percepatan pembangunan di daerah ini.

Baca Juga  Cetus Program Membangun Desa, Bupati Ratu Wulla Minta Kades Manfaatkan Potensi Desa

Tentunya, dalam mewujudkan program itu, khususnya membangun desa, membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah kecamatan.

Sebab, pemerintah kecamatan bukan sekadar instansi administratif yang berada di antara Pemerintah Daerah, melainkan juga mempunyai fungsi pengawasan dan pembinaan di tingkat desa dalam mempercepat pembangunan.

Tutup
error: Content is protected !!