Miris, PDAM Ende Tagih Iuran Setiap Bulan Meski Masyarakat Tidak Manfaatkan Air
“Ketika pas tanggal, satu hari sebelumnya mereka kasi keluar air dan datang tagih, setelah bayar air sdh tidak keluar lagi. Saya sudah telepon mereka tidak angkat, cari di kantor tidak ada,” ngaku Hubert dengan kesal.
Herbert menyebut rutin membayar iuran setiap bulan. Ia melakukan penyetoran iuran air kepada petugas PDAM sejumlah Rp65.000 setiap tanggal belasan.
Kini Ia berharap mengongsong Natal dan tahun baru PDAM segera membuka kembali jalur air untuk kebutuhan masyarakat Dusun Naganio.
Hal senada juga disampaikan oleh seorang Warga di Desa Watukamba, dusun Aepetu Epifianus Maorus Mite.
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
Tinggalkan Balasan