Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Oknum Anggota DPRD SBD Fraksi Perindo Viral Bukan Karena Prestasi Tetapi Karena Menghina

Sayangnya, Wakil Ketua 2 DPRD SBD ini disorot dan viral bukan karena memiliki prestasi dalam membangun daerah atau melayani masyarakat Sumba Barat Daya, tetapi karena telah menghina profesi wartawan.(Dok.Istimewa)

“Saya hanya menjalankan tugas jurnalistik untuk meminta konfirmasi. Tapi yang saya terima justru pernyataan yang merendahkan profesi kami,” ungkap Freddy Ladi.

Freddy menyayangkan sikap Yusuf Bora yang tidak hanya enggan memberikan jawaban soal sikap fraksi terhadap isu PPPK, tetapi juga melarang wartawan menulis terkait posisinya.

Ia menilai tindakan Yusuf Bora telah mencederai prinsip keterbukaan informasi dan melecehkan martabat profesi wartawan.

Baca Juga  Dinas Pertanian SBD Minta Jatah Pengadaan Papan Informasi Rp400 Ribu: Sampai Sekarang Tidak Ada

“Saya merasa sangat terhina. Kami bekerja bukan untuk uang semata. Kami menjalankan tugas jurnalistik demi kepentingan publik, dan konfirmasi adalah bagian dari kerja etik kami,” tegas Freddy.

Sebagai pimpinan DPRD, menurut Freddy, Yusuf Bora seharusnya menjadi contoh dalam menjunjung nilai-nilai etika komunikasi publik, bukan justru bersikap eksklusif dan menyampaikan ucapan yang merendahkan.

Baca Juga  KLARIFIKASI! Pembuat Posko Ratu Angga di Desa Webaghe Sebut Oknum Anggota DPRD SBD Pembuat Gaduh; Jangan jajah kami

Hal ini menyoroti persoalan serius terkait pemahaman pejabat publik terhadap kerja jurnalistik.

Di tengah upaya wartawan menegakkan keterbukaan dan integritas dalam pemberitaan publik, tindakan Yusuf Bora justru memperlihatkan sikap antikritik dan ketertutupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!