Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pamitan, Bupati SBD dan Wakil Bupati SBD Cium Hidung Hingga Titip Pesan Untuk Pemimpin Baru

Bulan September mendatang, jabatan Bupati SBD, Kornelis Kodi Mete dan Wakil Bupati SBD, Marthen Cristian Taka akan berakhir. (Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Bulan September mendatang, jabatan Bupati SBD, Kornelis Kodi Mete dan Wakil Bupati SBD, Marthen Cristian Taka akan berakhir.

Mereka berpamitan dengan masyarakat Sumba Barat Daya hingga menitip pesan. Pamitan itu disampaikan dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, Sabtu(17/08/2024).

“Saya bersama Pak Wakil juga mohon berpamitan dari masa kepemimpinan kami,” pamit Bupati SBD kepada seluruh masyarakat Sumba Barat Daya ketika ditemui sejumlah wartawan seusai upacara pengibaran bendera.

Bupati SBD meminta pemimpin yang baru nanti dapat pertahankan atau meningkatkan capaian positif sejak awal hingga akhir kepemimpinan mereka pada bulan September tahun 2024.

Kendati begitu, diakuinya bahwa masih terdapat beberapa program yang belum tuntas dikerjakan. Hal itu disebabkan oleh Covid-19 hingga terjadi refocusing anggaran.

“Tentunya kami berdua punya harapan besar supaya pemimpin yang terpilih nanti dapat meningkatkan keberhasilan serta melanjutkan program yang belum tuntas,” ucap Bupati SBD.

Baca Juga  1.061 PPPK Tahap 1 dan 124 CPNS di Sumba Barat Daya Siap Diangkat, Satu Tenaga Guru Absen

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT itu mengakui bahwa selama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati SBD, Marthen Cristian Taka juga pernah terjadi konflik.

Walau sering terjadi perbedaan pendapat dalam kepemimpinan selama 5 tahun, Kornelis Kodi Mete dan Marthen Cristian Taka tetap terlihat solid dalam bekerja demi memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Sumba Barat Daya melalui program kerja mereka.

Berbagai konflik yang terjadi disebutnya tidak pernah diceritakan kepada siapapun. Mereka menyelesaikan itu dari hati ke hati. Konflik yang sering terjadi dinilainya sebagai hal yang wajar.

“Adalah, wajar sebagai manusia. Dan kami tetap solid. Kalau ada konflik kami selesaikan tanpa menceritakan kepada siapapun,” ngaku Bupati SBD yang juga didampingi Wakil Bupati SBD dengan guyon.

Baca Juga  Respon Kepala Desa Ate Dalo Soal Postingan yang Beredar di Facebook; itu hoaks

Sebagai bentuk kekompakan dan persatuan mereka dalam menjalankan tugas selama 5 tahun, Bupati SBD dan Wakil Bupati SBD menunjukan itu lewat cium hidung sebagaimana kearifan lokal orang Sumba diakhir jabatan mereka.

Ditempat yang berbeda, Ketua DPRD SBD, Rudolf Radu Holo mengapresiasi kinerja Bupati dan Wakil Bupati yang berhasil.

Namun, ia juga mengakui bahwa masih banyak hal perlu dibenahi untuk membangun Sumba Barat Daya ke depan yang lebih baik.

“Kami DPRD memberi apresiasi atas keberhasilannya. Namun, tentunya memang dari capaian-capaian masih banyak hal yang memang masih kurang dan tidak tercapai karena tingkatan dalam rangka untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah,” kata Rudolf.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!