Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Panwascam Webar dan Kades Kabali Dana Kompak Himbau Masyarakat Segera Urus EKTP

Bukan hanya pada kepentingan Pilkada dan Pilgub, Dominggus menyebut kepemilikan EKTP juga bisa memudahkan segala urusan pribadi dalam desa atau pun di luar desa. (Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Menjelang Pilkada SBD pada tanggal 27 November mendatang, Panwascam Wewewa Barat dan Kepala Desa Kabali Dana kompak menghimbau masyarakat supaya segera urus EKTP, Sabtu(03/08/2024) kemarin.

Kepala Desa Kabali Dana, Dominggus Willu Ate menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Kabali supaya segera mengantongi identitas kependudukan.

Menurutnya, masyarakat Kabali Dana wajib mengantongi EKTP supaya bisa menggunakan hak pilih pada Pilkada SBD tanggal 27 November 2024.

“Saya himbau semua masyarakat Kabali Dana supaya segera membuat EKTP sebelum proses Pilkada dan Pilgub supaya bisa menggunakan hak pilihnya nanti,” himbau Dominggus ketika ditemua timexntt.id kemarin.

Baca Juga  Tak Pandang Bulu, Satlantas Polres SBD Gandeng Polsek Webar Menilang Kendaraan Tidak Lengkap

Bukan hanya pada kepentingan Pilkada dan Pilgub, Dominggus menyebut kepemilikan EKTP juga bisa memudahkan segala urusan pribadi dalam desa atau pun di luar desa.

“Kan bukan hanya saat pilkada digunakan. Nanti masyarakat juga akan mudah mengurus segala sesuatu yang membutuhkan EKTP. Jadi bukan hanya semata-mata karena Pilkada baru di urus,” katanya.

Senada dengan Ketua Panwascam Wewewa Barat, Raimondus Lede. Ia meminta semua pihak termasuk pemerintah desa supaya terus mengingatkan masyarakat untuk segera melakukan perekaman atau mengurus EKTP.

“Teman-teman PPS kami juga berharap suapaya tetap sosialisasikan di masyarakat tentang pentingnya memiliki EKTP. Selain kebutuhan pribadi lainnya, EKTP juga dibutuhkan pada saat pencoblosan nanti,” ucapnya.

Baca Juga  Pilkada SBD, Berikut Total Suara Partai Politik yang Sudah Mendukung Pasangan Calon, Ratu Angga Menang?

Raimon menjelaskan, merujuk pada peraturan yang berlakuk pada Pemilu bulan Februari lalu, wajib pilih yang datang di TPS wajib menunjukan EKTP untuk bisa menggunakan hak pilihnya.

Untuk itu, ia mengharapkan supaya masyarakat segera mengurus EKTP guna menghindari konflik ketika berada di TPS.

“Nanti kalau bapak, mama, sudara semua kalau tidak dikayani menggunakan hak pilih supaya tidak ribut lagi. Kami hanya menjalankan aturan dan berlaku kepada semua pihak,” tegasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!