Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pelayanan Rumah Sakit Karitas Weetebula Dinilai Buruk Hingga Menyebabkan Pasien Meninggal Dunia

Pihak Rumah Sakit Weetebula lebih mengutamakan biaya administrasi dibandingkan penanganan demi keselamatan pasien yang mengalami kecelakaan berat.(Dok.Istimewa)

Ia mempersalahkan oknum pegawainya yang lalai dalam menjalankan tugas dan lebih mengutamakan biaya tanpa memperhatikan keselamatan pasien.

Namun demikian, Dr.Didik menerangkan, pihaknya telah melakukan tindakan awal dengan memasang infus dan oksigen terhadap korban.

Akan tetapi, ia tetap mengakui bahwa terjadi kelalaian pada penanganan lanjutan yang dilakukan pihaknya.

Baca Juga  Bupati Ratu Wulla Dukung Gebrakan Baru Dinas Perhubungan Sumba Barat Daya

“Itu kelalaian. Petugas kami tidak memahami prosedur yang seharusnya. Padahal pasien sudah melapor ke polisi dan mendapatkan surat untuk penjaminan asuransi kecelakaan melalui BPJS,” katanya.

Dengan persoalan ini, Dr.Didik menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga dan seluruh masyarakat Sumba Barat Daya.

Baca Juga  Miris, Air Sudah Naik dan Dinikmati Masyarakat, Dinas Pertanian SBD Sebut Bermasalah, Ada Apa?

Terkait dengan oknum petugas yang bertindak di luar prosedur, pihak RS Karitas berjanji akan memberikan pembinaan serta mengevaluasi pelayanan internal mereka.

“Kami sudah klarifikasi ke keluarga dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Masalah ini sudah selesai dengan pihak keluarga,” tambahnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!