Pemda SBD Segera Ajukan Proposal di Kementerian PUPR Untuk Meningkatkan Manfaat Ganda Mata We’e Likku
TIMEXNTT – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD) melalui Dinas Pekerjaan Umum(PU) segera mengajukan proposal di Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia untuk peningkatan manfaat ganda Mata We’e Likku di Desa Karuni, Kecamatan Loura.
Saat ini, Dinas PU Kabupaten Sumba Barat Daya melalui Bidang Sumber Daya Air sudah melakukan survei awal untuk kepentingan kelengkapan proposal.
Kabid Sumber Daya Air, Oktafianus Dappa Loka mengatakan, sumber air Mata We’e Likku perlu dilakukan pembenahan untuk melancarkan penyaluran air ke sawah.
Sebab, kondisi bendungan Mata Wee Likku saat ini disebutnya perlu digeser. Dengan demikian, diyakini dapat mengurangi elevasi air dalam gua.
“Karena posisi bendung yang ada sekarang bendung eksisting letaknya cukup dekat dengan sumber, jadi menurut penglihatan, air mengalir tidak kilat mengalir karena cukup tenang. Jadi posisi bendungnya kita harus geser ke bawah, berarti dari sumber itu bisa lancar dan mengalir jauh dan ada ruang untuk mengalir, sehingga mengurangi elevasi air dalam gua, karena kalau semakin dalam gua, kita tidak tahu di dalam, air bisa cari jalan ke mana-mana,” kata Oktafianus, Kamis(02/10/2025).
Selain itu, Mata Wee Likku juga dinilai mempunyai manfaat ganda. Selain sebagai irigasi, Mata Wee Likku disebutnya lagi dapat m dikembangkan manfaatnya sebagai salah satu destinasi wisata.
Dengan dinadikan sebagai salah satu destinasi wisata, pihaknya akan mengusulkan beberapa item kegiatan yang dibangun disekitar Mata Wee Likku, salah satunya, akses jalan masuk. Sedangkan, proposal tersebut akan segera dikirim dalam waktu deakt.
“Secara posisi Mata Likku ini dekat dengan beberapa destinasi wisata, seperti bukit LDR dan Pantai Mananga Aba, tentu tidak salah kalau kita kembangkan juga sebagai salah satu destinasi wisata dan bisa berfungsi ganda untuk wisata dan irigasi,” sebut Oktafianus
“Ini baru berupa konsep, tentu kita akan usulkan ke Kementerian PU dan ada beberapa item. Dan tentu kita butuh parkiran untuk menunjang wisata, di dalamnya kita akan tatah sehingga membentuk kolam pemandian, jadi orang bisa datang mandi di sini,” sebutnya lagi.
Dengan pengusulan proposal ini, Oktafianus berharap mendapat respon baik dari Kementerian PU Republik Indonesia.***
Tinggalkan Balasan