"

Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pemda SBD Survei Titik Penambangan Pasir Laut, Komunitas Sopir Dump Truck Beri Apresiasi, Harga Pasir Kali Bervariasi

Sementara harga pasir kali 1 rit sampai di wilayah Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya adalah Rp1,3 juta. Namun, satuan harga ini tidak sama di luar Kecamatan Kota Tambolaka. Misalnya, ke wilayah Kodi dan beberapa wilayah di Wewewa.(Dokumen sopir dump truck)

TIMEXNTT – Pemda SBD, Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) tak tinggal diam dalam merespon keluhan masyarakat tentang kebutuhan pasir laut untuk pembangunan.

Keluhan itu bukan hanya datang dari masyarakat yang membutuhkan material pembangunan ini, melainkan, juga datang dari komunitas sopir dump truck Sumba Barat Daya(SBD). Bahkan, mereka sudah melakukan audiens bersama Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla.

Baca Juga  Bupati SBD: semua kebutuhan MBG harus beli di kelompok tani, tidak boleh dari luar

Saat itu, mereka mengaku bahwa larangan penambangan pasir dibeberapa titik menghambat pendapatan dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga, termasuk biaya pendidikan anak. Sebab, bekerja sebagai sopir dump truck pengangkut pasir laut menjadi mata pencarian mereka satu-satunya.

Menyikapi berbagai keluhan tentang kebutuhan pasir laut, Bupati Sumba Barat Daya turun langsung dalam melakukan survei dibeberapa titik untuk memastikan potensi pasir laut.

Baca Juga  Kuasa Hukum CV Robinson Sebut Bank NTT Tidak Punya Etikat Baik; Deadlocked, lanjut sidang

Diantaranya, di Pantai Marapu, Desa Waimaringi, Kecamatan Kodi Balaghar dan di Desa Ate Dalo, Kecamatan Kodi. Jika potensi pasir laut di kedua lokasi itu dinilai mampu memenuhi kebutuhan jangka pendek, maka akan ditetapkan.

Dikonfirmasi, ketika diminta tanggapan atas kerja nyata Pemerintah Sumba Barat Daya, seorang sopir dump truck dari Desa Wee Rena, Kecamatan Kota Tambolaka, Apolonio Kandi memberi apresiasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!