Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pemerintah Desa di Kecamatan Loura Diminta Pastikan Akurasi Data Stunting, Bukan Sekedar Administratif

Kegiatan pramusrembang ini dinilai sebagai bagian terpenting dalam rangkaian proses perencanaan pembangunan daerah. Termasuk perencanaan penggunaan dana desa.

TIMEXNTT – Pemerintah desa se Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya diminta supaya memastikan akurasi data stunting. Hal itu perlu dilakukan supaya intervensi dana desa untuk pemanfaatan penanganan stunting dapat tepat sasaran.

Selain itu, petiap desa juga diwajibkan memastikan pemuktahiran data melalui pendataan rutin, pemantauan tumbuh kembang, serta pelaporan terpadu yang terkoordinasi dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

Baca Juga  Pemda SBD Komitmen Menekan Angka Stunting: 228 Ekor Ternak Bebek Disalurkan

Hal di atas disampaikan oleh Plt Asisten II Sumba Barat Daya, Enos Eka Dede sebelum membukan kegiatan pramusrembang di Kecamatan Loura, Jumat(21/11/2015).

Kegiatan pramusrembang ini dinilai sebagai bagian terpenting dalam rangkaian proses perencanaan pembangunan daerah. Termasuk perencanaan penggunaan dana desa.

“Ini adalah forum untuk menghimpun masukan, menyelaraskan program dan memastikan bahwa arah pembangunan kita tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga memenuhi kebutuhan nyata masyarakat dibakar rumput,” kata Enos Eka Dede.

Baca Juga  Terbongkar, Dua Peserta PPPK Tahap 2 di SBD Diduga Dapat Rekomendasi Palsu: Pihak yang Diduga Memberi Rekomendasi Memilih Diam

Kepala Dinas Linkungan Hidup itu menuturkan, dalam kegiatan pramusrembang di Kecamatan Loura akan fokus pada pembahasan terhadap isu penurunan stunting.

Sebab, kata dia, persoalan stunting ini menyangkut masa depan generasi Sumba Barat Daya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!