Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pemerintah Desa di Kecamatan Loura Diminta Pastikan Akurasi Data Stunting, Bukan Sekedar Administratif

Kegiatan pramusrembang ini dinilai sebagai bagian terpenting dalam rangkaian proses perencanaan pembangunan daerah. Termasuk perencanaan penggunaan dana desa.

“Kepada saudara-saudara semua, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian tanpa letih demi masa depan anak-anak kita,” tuturnya.

Melalui forum ini, dirinya menyampaikan beberapa penekanan sebagai arah kebijakan, yakni, penguatan akurasi data stunting, artinya data yang tepat akan menghasilkan intervensi yang tepat pula.

Baca Juga  Dana BOS 12 Miliar Diduga Lenyap Dipakai Yatutim, Debora Lende Beri Keterangan di Kejati NTT

Optimalisasi intervensi spesifik seperti pemberian gizi, pemeriksaan kehamilan, dan imunisasi harus beriringan dengan intervensi sensitif seperti sanitasi, air bersih, akses pendidikan PAUD, hingga program ketahanan pangan keluarga.

“Pemanfaatan dana desa untuk penanganan stunting, pemerintah desa agar memastikan alokasi anggaran sesuai ketentuan, baik untuk kegiatan posyandu, edukasi gizi. Pemberdayaan ekonomi, maupun dukungan bagi rumah tangga berisiko,” katanya lagi.

Baca Juga  Presiden Dorong Koperasi Desa Merah Putih, PMD SBD; Belum ada petunjuk

Selain itu, ia juga menekankan penguatan koordinaai lintas sektor. Pasalnya, upaya penurunan stunting disebutnya membutuhkan peran aktif seluruh OPD. Koordinasi ini harus nyata di lapangan, bukan sekedar administratif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!