Pemerintah Sumba Barat Daya Habiskan Anggaran Rp284 Juta Untuk Mendukung Produktivitas Nelayan
TIMEXNTT – Kelompok nelayan di Sumba Barat Daya(SBD) mendapat bantuan sarana penangkap ikan dari pemerintah daerah dengan total anggaran Rp284.650.000.
Dengan total anggaran itu, Pemerintah Sumba Barat Daya menyerahkan beberapa bantuan sarana penangkap ikan, diantaranya, gillnet multifilament ukuran 2,5 inch sebanyak 27 unit, kelompok penerima bantuan yang tersebar di desa-desa pada Kecamatan Kodi, Kodi Utara, Kodi Bangedo, Loura,dan Kota Tambolaka.
Gillnet monofilament ukuran 2 inch sebanyak 19 unit, kelompok penerima bantuan yang tersebar di Desa Moro Manduyo, Wainyapu, dan Bila Cenge.
Mesin ketinting 6,5 pk lengkap sebanyak 12 unit, kelompok penerima bantuan yang tersebar di Desa Kalembu Kaha, Bondo Kodi, Nagga Nutu, Limbu Kambe, Moro Manduyo, Bukambero, dan Pero Konda.
Alat tangkap mesin enduro 15 pk sebanyak 3 unit, kelompok penerima bantuan di Desa Rada Mata.
Bantuan ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk terus memperhatikan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Sedangkan bantuan tersebut diserahkan oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, Jumat(21/11/2025) di Lopo Rumah Jabatan Bupati.
Bupati Ratu Wulla mengatakan, nelayan merupakan salah satu unsur penting dalam pembangunan daerah, khususnya sektor kelautan dan perikanan.
Peran para nelayan, kata dia, tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga memberi kontribusi terhadap perekonomian daerah, penyerapan tenaga kerja, serta pertumbuhan ekonomi di kawasan pesisir.
Oleh karena itu, pemerintah kabupaten sumba barat daya melalui dinas perikanan bersinergi dengan dprd sumba barat daya terus berupaya meningkatkan kapasitas, kualitas, dan produktivitas nelayan melalui program-program nyata yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat pesisir.
“Salah satunya adalah penyediaan sarana dan prasarana penangkapan ikan yang lebih modern dan efisien,” kata Bupati Ratu Wulla.
Lebih lanjut, Bupati Ratu Wulla meyakini, bantuan ini akan meningkatkan kemampuan operasional para nelayan, mempercepat waktu pemburuan ikan, serta meningkatkan hasil tangkapan secara signifikan.
Ia mengingatkan bahwa bantuan yang telah disalurkan ini adalah milik kelompok, bukan milik perorangan.
Oleh sebab itu, Buapti Ratu Wulla berharap adanya rasa tanggung jawab bersama dalam menggunakan dan merawat sarana ini.
Bukan hanya itu, Bupati Ratu Wulla juga meminta Kelompok harus membangun sistem pengelolaan yang transparan, adil, dan berorientasi pada kepentingan bersama.
Kedepan, pemerintah daerah akan terus mendorong penguatan sektor perikanan melalui pelatihan, pendampingan, penguatan kelembagaan, serta pembukaan akses pasar.
“Kami percaya bahwa dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, maka sumba barat daya akan mampu menjadi daerah pesisir yang maju dan mandiri. Akhir kata, kepada seluruh kelompok nelayan penerima bantuan, saya mengucapkan selamat,” ucap Bupati Ratu Wulla.
“Semoga bantuan ini dapat membawa dampak positif bagi peningkatan hasil tangkapan, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta mendorong kemajuan ekonomi masyarakat pesisir di Kabupaten Sumba Barat Daya,” harapnya.***
Tinggalkan Balasan