"

Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pemerintah Sumba Barat Daya Mendorong Pengusulan Kampung Manola Sebagai Cagar Budaya

Menurutnya, ketiga unsur itu yang membentuk identitas, nilai, dan praktik kehidupan orang sumba. Melalui festival ini, disebutnya lagi, akan melakukan banyak hal penting. Diantaranya, menghidupkan kembali ritual adat peresmian rumah adat.

Mengadakan diskusi publik dengan para tokoh adat, arsitek, dan akademisi untuk memperkuat pengetahuan lokal. Menyelenggarakan workshop pewarna alam krersama warlami untuk memperkuat tradisi tenun. Menampilkan tari, musik, dan pertunjukan seni tradisional.

Baca Juga  Bupati Ratu Wulla Menyematkan Kain Adat Khas Sumba Barat Daya Kepada Pangdam IX Udaya

Menyajikan pangan lokal sebagai wujud kemandirian dan kearifan sumba. Menyuguhkan pameran foto yang merekam kerja kolektif dan semangat pemulihan masyarakat manola.

Baca Juga  Capaian Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya Pada Sektor Kesehatan

“Keseluruhan rangkaian ini adalah langkah terpadu untuk memulihkan warisan budaya takbenda, menghidupkan ruang komunitas, dan meneguhkan komitmen kita terhadap pelestarian tradisi,” tambahnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!