Pemilik Hotel Mario: Saya Tidak Pernah Janji Bongkar, Informasi yang Beredar Itu Keliru
Baru setelah ramai dan didatangi dengan pasal-pasal, dirinya baru memahami bahwa itu keliru dari sisi perizinan.
“Dari segi aturan, mohon maaf, apakah pembuatan ini sudah salah, tidak apa-apa atau bagaimana? Sebelumnya saya tidak tahu itu salah. Setelah rame-rame semua datang dengan pasal-pasal baru saya tahu bahwa itu salah. Saya ini hanya ingin menyelamatkan apa yang tersisa, bukan mau menguasai pantai,” ungkapnya.
Pembangunan tanggul tersebut sendiri baru berlangsung sekitar seminggu dan dikerjakan secara manual dengan material lokal, bukan dengan alat berat.
Untuk ke depan, Aloysius menyatakan sikapnya sangat kooperatif dan menghormati pemerintah daerah sebagai pemegang regulasi. Jika memang dipaksa harus bongkar, ia bersedia membongkar sesuai keinginan pemerintah.
“Sebetulnya dari saya tidak ada persoalan apa-apa, tapi kalau dipaksa harus bongkar ya saya bersedia sesuai pemerintah mau apa saya lakukan. Pemerintah suruh bongkar minggu ini pun saya bongkar,” tegasnya.
Namun ia juga berharap ada alternatif lain yang lebih solutif, yaitu diberikan kesempatan untuk mengurus izin secara resmi terlebih dahulu.