Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pemilik Tanah di Desa Susu Wendewa Desak Polres Sumba Barat Tangkap Pelaku Penyerangan

Pemilik tanah warisan di Desa Susu Wendewa, Kecamatan Mamboro, Sumba Tengah mendesak Polres Sumba Barat menangkap sekelompok orang tak dikenal yang melakukan penyerangan.(Dok.Keluarga Suku Muritana)

Yulius merasa terkejut ketika mendapat serangan dari sekelompok orang yang tidak dikenalinya. Menurutnya, tanah yang hendak dipagari oleh Suku Muritana dipastikan bukan tanah bermasalah. Hal itu pun yang membuat pihak suku Muritana untuk memagari tapal batas tanah tersebut.

Meski mendapat serangan, Yulius mengaku bahwa pihaknya tidak melakukan perlawanan. Mereka menghindar untuk menyelamatkan diri. Ia menyebut kurang lebih puluhan orang tidak dikenal melakukan pengejaran dan menghujani batu ali-ali ke arah keluarga Suku Muritana.

Baca Juga  Puluhan Orang Tak Dikenal Serang Suku Muritana di Mamboro, Kuasa Hukum: Itu Bukan Tanah Sengketa

“Jadi karena kami tidak ada niat untuk berperang, akhirnya kami memilih untuk mundur. Dengan serangan yang bertubi-tubi dan dengan jumlah yang banyak, kami lari sudah. Karena persiapan kami hanya linggis, parang kerja(parang ullu karet),” katanya lagi.

Atas penyerangan tersebut, Yulius menyebut satu orang dianiaya menggunakan senjata tajam. Korban tersebut mengalami luka robek pada lengan bagian kanan.

Selain itu, empat orang lainnya terkena lemparan batu hingga mengalami memar pada beberapa bagian tubuh.

Baca Juga  Jalan Usaha Tani di Webar SBD Disebut Tidak Bermanfaat, Warga Pertanyakan Anggaran 300 Juta

“Satu orang yang kena potong dilengan bahian kanan, ada 7 jahitan dan ada 4 orang yang kena lempar batu. Saat itu juga mereka langsung bakar padang sehingga kami tidak tahu posisi itu yang kena potong. Setelah kami dapat tempat yang aman, kami cek-cek ternyata masih ada satu orang yang ketinggalan, kami pergi kembali untuk lihat, beliau sudah diangkat oleh Polisi bawa ke titik perkumpulan mereka(pihak lenyerang),” tutur Yulius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!